Ini Respons Walkot Bobby soal Diminta Suporter Ambil Alih PSMS Medan

Datuk Haris Molana - detikNews
Senin, 31 Jan 2022 20:20 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution.
Wali Kota Medan Bobby Nasution. (Foto: Datuk/detikcom)
Medan -

Suporter meminta Wali Kota Medan Bobby Nasution agar mengambil alih PSMS Medan demi kejayaan klub. Bobby mengatakan dirinya bakal berbicara dulu dengan pemilik PSMS Medan.

"Nantilah, nanti saya bicara-bicara dulu dengan pemilik PSMS," kata Bobby di kantor Wali Kota Medan, Senin (31/1/2021).

Bobby kemudian mengatakan soal keinginan Edy Rahmayadi selaku pemilik 51 persen saham di PSMS Medan. Bobby menyebut Edy menginginkan PSMS itu berjaya.

"Setahu saya Pak Edy mau pinginnya PSMS ini berjaya. Itu yang saya tahu, saya tangkap dari Pak Edy selaku pemilik PSMS. Pinginnya berjaya," sebut Bobby.

Bobby lalu mengatakan cara untuk PSMS kembali berjaya. Dia menyebut kejayaan itu bisa diraih secara bersama-sama.

"Nanti, bagaimana cara berjayanya nanti pasti sama-samalah, nanti nggak mungkin ini PSMS main ambil alih segala macam harus duduk sama-sama. Tujuan sama-sama kita adalah buat berjaya ini, bagaimana buat berjayanya itu harus duduk sama-sama dengan kepala dingin, dengan hati dingin, dengan tujuan yang sama," ucap Bobby.

Sebelumnya diberitakan, suporter meminta Wali Kota Medan Bobby Nasution agar mengembalikan kejayaan PSMS Medan. Suporter PSMS menilai, performa manajemen saat ini cukup mengecewakan.

Ketua suporter PSMS Medan Fans Club (PFC), Hendra mengatakan pihaknya menginginkan manajemen PSMS saat ini dirombak total dari terendah hingga tertinggi. Dia menilai hal itu perlu dilakukan sebagai tanggungjawab mereka gagal membawa PSMS ke liga tertinggi.

"Karena sebagai bentuk tanggung jawab mereka-lah, terkait kegagalan PSMS Medan tidak tercapai ke Liga 1," sebut Hendra saat dimintai konfirmasi.

Hendra menilai, sebagai masyarakat Medan malu jika PSMS Medan berada di Liga 2. Kata Hendra, Medan merupakan kota terbesar kelima di Indonesia, dia mengganggap tak pantas klubnya hanya bermain di Liga 2.

"Terlepas saya suporter, secara masyarakat Medan saja malu PSMS berada di Liga 2. Medan itu kota terbesar nomor lima, masuk lima besar. Kan nggak lucu klubnya mengatasnamakan Medan hanya di Liga 2," sebut Hendra.

"Malulah kita. Jadi kita minta pengurus PSMS sekarang punya budaya malu, kalau gagal mundur kasih orang. Ketika yang baru nanti gagal lagi mundur," sebut Hendra.

Suporter Minta Bobby Bangun PSMS Medan

Selanjutnya, Hendra juga mewacanakan Wali Kota Medan Bobby Nasution mengurus PSMS. Mereka meminta Bobby membangun PSMS ke depan.

"Maunya harapan kita, itu kan Pak Bobby kemarin kan Stadion Tadan direnovasi total dan dipercantik. Kita berharap juga Wali Kota Medan itu berperan juga berpartisipasilah membangun PSMS," ujar Hendra.

Hendra menilai PSMS Medan membawa nama Medan dan Medan dipimpin oleh Wali Kota. Dia merasa Medan bakal jelek jika klubnya berada di Liga 2.

"Karena PSMS ini kan bawa nama Medan. Yang mimpin Medan ini kan Wali Kota. Artinya kan kalau Medan ini, klub PSMS ini sampai Liga 2 kan malu. Kan nama Medan jelek jadinya," sebut Hendra.

"Jadi harapan kita Pak Wali itu maunya ikutlah bantu bagaimana supaya terutama sumbangsih karena sekarang kan PSMS ini, itu kan PT, artinya kan dia ada saham itu, jadi kalau memang apa kita harapkan Pak Wali itu ya beli aja PSMS Medan. Mau secara pribadi mau secara apa kan, terserah dia lah yang jelas keinginan kita cuma satu pengurus yang lama semua dirombak total," sebut Hendra.

Hendra mengaku Bobby mampu membawa PSMS ke arah lebih baik lagi. Apalagi, kata Hendra, Bobby masih muda dan lebih kreatif.

"Ya kalau dari kacamata kita, beliau mampu karena masih anak muda. Namanya kan kalau anak muda ini lebih kreatif dia, dari pada mohon maaf yang orang tua. Kalau kita kayaknya lebih yakinlah kalau Wali Kota mampu untuk PSMS Medan meraih kesuksesannya terutama di Liga 1," tambah Hendra.

(idn/idn)