Caramel, Sabu Jenis Baru yang Beredar di Kalangan Nelayan

ADVERTISEMENT

Caramel, Sabu Jenis Baru yang Beredar di Kalangan Nelayan

Erliana Riady - detikNews
Senin, 31 Jan 2022 18:06 WIB
sabu caramel di blitar
Foto: Erliana Riady/detikcom
Blitar -

Sabu jenis baru bernama Caramel kini beredar di kalangan nelayan. BNNK Blitar mengungkapnya setelah membekuk seorang nelayan berinisial ST (36).

"Iya yang (sabu berwarna) merah maroon ini di kalangan pemakai menyebutnya Caramel. Ini merupakan sabu jenis baru yang kami temukan peredaraannya di kalangan nelayan Blitar selatan," ungkap Kepala BNNK Blitar AKBP Bagus Hari Cahyono dalam rilis di depan wartawan, Senin (31/1/2022).

BNNK mulanya menggeledah rumah ST di Desa Kaligrenjeng, Kecamatan Wonotirto. Petugas menyita 12 klip sabu dengan berat total 42,95 gram.

Uniknya, dari 12 klip sabu, ada 2 klip yang berwarna merah marun yang diketahui bernama Caramel. Caramel berbentuk seperti gula merah kristal.

sabu caramel di blitarSabu Caramel di Blitar (Erliana Riady/detikcom)

Harga Caramel

Harga Caramel lebih rendah dari sabu pada umumnya. Caramel dihargai Rp 1,1 juta per gram sementara sabu putih seharga Rp 1,3 juta.

BNNK mengungkap peredaran narkoba di Blitar makin mengkhawatirkan. Pemakai sabu yang ketergantungan dengan barang haram itu jumlahnya makin banyak.

"Daya beli kalangan nelayan cukup tinggi. Ini mengindikasikan, tingkat ketergantungan mereka pada sabu sulit dihilangkan. Kalau dinominalkan, total 42, 95 gram yang kami sita ini nilainya sekitar Rp 80 juta," ungkapnya.

Sindikat Pengedar

ST diketahui merupakan sindikat pengedar antarkota. Dia mendapatkan stok sabu itu dari seseorang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dari Tulungagung.

ST mendapatkan barang haram itu melalui sistem ranjau. Untuk mengelabui petugas, ST mengemas timbangan digital sabu dengan menutup stiker bergambar merek sebuah rokok kretek filter.

"Saya jualnya sampai ke nelayan Trenggalek juga," aku ST di depan wartawan.

ST dijerat Pasal 114 ayat 2, atau Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 penjara.

Baca selengkapnya berita tentang kabar terbaru Caramel di sini.

(isa/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT