PPP Dorong Capres Luar Partai, Lirik Anies hingga Sandiaga

ADVERTISEMENT

PPP Dorong Capres Luar Partai, Lirik Anies hingga Sandiaga

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 31 Jan 2022 18:05 WIB
Jakarta -

PPP dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlihat sedang 'mesra'. PPP blak-blakan ingin mendorong tokoh dari luar internalnya untuk menjadi capres ataupun cawapres 2024, salah seorang di antaranya adalah Anies Baswedan.

"Sampai saat ini memang PPP ingin mendorong tokoh di luar partai memimpin negara ini," ujar Waketum PPP Arsul Sani di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (31/1/2022).

Namun Arsul mengakui keinginan PPP mendorong tokoh yang bukan kadernya menuai kritik. Wakil Ketua MPR RI itu menjadikan presidential threshold sebagai alasan.

"PPP berpendapat, meski kita sering dikritisi, kenapa parpol nggak tampilkan kadernya jadi capres dan cawapres, tapi kalau kita konsisten dengan kritik itu, berarti orang-orang baik di luar partai kan nggak akan punya kesempatan jadi capres-cawapres, apalagi dengan ambang batas pengusungan presiden 20 persen," sebut Arsul.

PPP sendiri berharap agar partai-partai terbuka terhadap putra-putri bangsa yang bukan kader ataupun pengurus. Dan PPP, sebut Arsul, adalah partai yang dimaksud.

Partai berlambang Ka'bah itu mendorong sejumlah nama, seperti Anies, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Khofifah Indar Parawansa, dan Erick Thohir.

"Kita harapkan harus ada partai-partai yang terbuka untuk putra terbaik bangsa, tapi bukan kader atau pengurus inti partai politik," kata Arsul.

"PPP termasuk yang ada di sini, ada yang ingin mendorong, sehingga orang-orang, katakanlah seperti Pak Anies, Ridwan Kamil, Ibu Khofifah, Pak Erick, Pak Sandi, Pak Mahfud, Pak Tito itu juga punya kesempatan," imbuhnya.

PPP juga sudah bertemu beberapa tokoh yang disebut Arsul tadi. Rencananya, PPP akan kembali mengundang beberapa nama dari jajaran menteri.

"Nanti kita bikin acara lagi mengundang para menteri. Kami sudah mengundang pak Erick ini tidak termediakan dengan baik. Nanti kita kasih kesempatan masing-masing," ungkap Arsul.

(dwia/zak)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT