Polisi Masih Kejar Pembakar Motor Polisi di Poso

Polisi Masih Kejar Pembakar Motor Polisi di Poso

- detikNews
Rabu, 10 Mei 2006 16:16 WIB
Jakarta - Pengejaran pelaku pembakaran 2 motor anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri terus digenjot. Aksi pembakaran itu dinilai telah memicu ketegangan di Kelurahan Lawangah, Tanah Runtuh, Kayamanya, Poso, Sulawesi Selatan pada 8 Mei lalu."Pelaku akan tetap diproses sampai ke pengadilan," cetus Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo 3, Jakarta, Rabu (10/5/2006).Anton juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh orang-orang yang punya pengaruh. "Mereka kan memutarbalikkan fakta. Penyerangan dan pembakaran adalah tindak kejahatan, jadi ya akan ditangkap," tegas Anton.Penyerangan ini, lanjut Anton, dipicu oleh penangkapan seorang warga Lawangah, Taufik Bulaga, pada 8 Mei pagi. Taufik ditangkap karena diduga melakukan tindak mutilasi."Motifnya Taufik belum diketahui. Setelah penyidikan berjalan akan disampaikan," imbuh Anton.Saat digerebek polisi, Taufik berhasil lolos dibantu warga sekitar yang memprotes tindakan polisi itu. Hingga saat ini polisi masih mencari keberadaan Taufik. "Jadi saya minta warga untuk menyerahkan dia agar bisa diproses hukum," kata Anton.Taufik alias Upik diduga terlibat dalam pembunuhan Helmy Tobiling yang merupakan istri anggota Batalyon 716 pada 17 Juli 2004. Dia juga diduga terlibat dalam mutilasi terhadap 3 siswi di Poso pada 29 Oktober 2005. (nvt/)



Berita Terkait