Ancang-ancang Pemprov DKI Saat Keterisian RS Meninggi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 31 Jan 2022 05:31 WIB
Jakarta -

Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (RS) Rujukan COVID-19 di Jakarta terus meningkat seiring tambahan kasus positif harian Corona yang kembali melonjak. Pemprov DKI Jakarta pun mengambil ancang-ancang.

Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) 140 RS Rujukan COVID-19 DKI Jakarta meningkat jadi 56%. Begitu pula BOR ICU naik jadi 19%.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pernah mengatakan kapasitas tempat tidur rumah sakit di DKI masih dapat ditingkatkan karena kapasitas maksimalnya mencapai 11 ribuan.

Budi mengatakan saat ini DKI baru membuka kapasitas tempat tidur untuk pasien COVID-19 sebanyak 3.900 dari yang sebenarnya bisa ditingkatkan menjadi 11.000 tempat tidur. Sementara itu, saat ini tempat tidur di RS di DKI Jakarta telah terisi sekitar 45 persen atau 1.700-1.800-an sehingga menurut Budi semestinya masih ada ruangan untuk pasien dirawat.

Pemprov DKI Siap Tambah Kapasitas Tempat Tidur

Keterisian tempat tidur RS Rujukan COVID-19 di Jakarta nyaris tembus angka 60% yanki 56%. Pemprov DKI Jakarta mengatakan pihaknya siap menambah fasilitas kesehatan di rumah sakit rujukan.

"Dari DKI selalu siap. Kita siap menambah fasilitas kesehatan. Seperti pada puncak-puncak nya di bulan Juni, Juli, Agustus di tahun 2021 alhamdulillah DKI bisa dengan cepat menyiapkan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (30/1/2022).

DKI, kata dia, sudah belajar dari fenomena gelombang kedua COVID-19 di pertengahan 2021. Bahkan, Riza menyebut saat itu DKI memaksimalkan kapasitas rumah sakit dengan mendirikan tenda hingga menyiapkan kasur lipat (velbed) sebagai lokasi perawatan pasien COVID-19.

Jadi, skema kedaruratan COVID-19 di Jakarta telah terbentuk.

"Iya kalau terpaksa ada penambahan tenda, velbed, dan lain-lain kami siap. Insyaallah sistem sudah dibangun dan tinggal menambah kapasitas, " jelas Riza.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya: