Jokowi Harap ICMI Dukung Pemindahan Ibu Kota Negara Baru

Yulida Medistiara - detikNews
Sabtu, 29 Jan 2022 16:24 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pengukuhan Majelis Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan peresmian pembukaan Rakernas ICMI secara virtual. Jokowi berharap ICMI dapat ikut dalam melakukan transformasi Indonesia.

"Saya mengucapkan selamat kepada Profesor Arif Satria sebagai Ketua Umum ICMI dan kepada segenap jajaran pengurus ICMI periode 2021-2026," kata Jokowi seperti dilihat dalam YouTube Setpres, Sabtu (29/1/2022).

Jokowi mengatakan saat ini ada beragam tantangan dihadapi Indonesia maupun ICMI yang semakin tidak ringan. Jokowi berharap ICMI sebagai wadah cendekiawan akan selalu mampu menemukan cara-cara baru, strategi baru dalam menghadapi tantangan dan perubahan dunia yang sangat cepat.

Sejalan dengan tema acara 'Transformasi ICMI Menuju Indonesia Emas 2045', pemerintah juga tengah bekerja keras mewujudkan transformasi di berbagai bidang, termasuk program pembangunan ibu kota negara di Kalimantan Timur. Jokowi juga berharap ICMI turut berkontribusi dalam transformasi Indonesia untuk mendukung pembangunan Indonesia. Salah satunya transformasi dalam program pemindahan ibu kota negara baru.

"Program IKN dan beberapa transformasi besar yang sedang berlangsung ini membutuhkan semua pihak, kontribusi ICMI dalam transformasi Indonesia ini sangat kami harapkan, sangat kami butuhkan untuk bersama-sama membangun Indonesia maju yang kita cita-citakan," ujar Jokowi.

"Saya meyakini ICMI mempunyai kapasitas besar untuk berkontribusi, berkontribusi gagasan, pemikiran pemikiran, bukan hanya menjadi role model Islam rahmatan lil'alamin, tapi juga kontribusi profesional sesuai keahlian masing masing untuk menjamin Indonesia maju," imbuhnya.

Jokowi mengatakan program pemindahan ibu kota negara tidak hanya memindahkan gedung pemerintahan saja. Akan tetapi, pindah ibu kota berarti juga bertransformasi dengan cara kerja baru yang lebih efisien.

"Program pembangunan ibu kota negara di Kalimantan Timur adalah bagian penting dari transformasi ini, program IKN bukan sekadar pindah gedung pemerintahan, bukan itu. Pindah ibu kota adalah pindah cara kerja, pindah mindset dengan berbasis pada ekonomi modern dan membangun kehidupan sosial yang lebih adil dan inklusif, IKN akan kita jadikan sebagai sebuah showcase transformasi baik di bidang lingkungan, cara kerja, basis ekonomi, teknologi dan lainnya termasuk di bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan yang lebih berkualitas," kata Jokowi.

Sebelumnya, Muktamar ICMI yang berlangsung di Bandung pada 4-6 Desember memutuskan Prof Dr Arif Satria terpilih sebagai Ketua Umum ICMI. Arif akan menjabat Ketua Umum ICMI untuk periode 2021-2026.

Keterpilihan Arif Satria menandai era baru ICMI yang dipimpin oleh intelektual muda. Dalam sambutannya, Arif mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan.

"Saya berterima kasih atas dukungan para peserta Muktamar. Insyaallah amanah yang diberikan akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," kata Arif Satria, yang juga sebagai Ketua Orwilsus Bogor, dalam keterangannya, Senin (6/12/2021).

Lebih lanjut, Rektor IPB ini menyatakan ICMI akan bertransformasi menjadi organisasi yang lebih responsif terhadap perubahan. Dia juga menjanjikan ICMI akan memberikan warna dan pengaruh yang kuat bagi Islam Indonesia.

Saksikan juga: Merasakan Digital Playground di Bekasi dengan Teknologi Imersif Kelas Dunia

[Gambas:Video 20detik]



(yld/idh)