Penipu Catut Kasi Intel Kejari Tangsel, Minta-minta Dana ke Pejabat Pemkot

Khairul Ma'arif - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 19:09 WIB
Ilustrasi Penipuan
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Tangerang Selatan -

Kasi Intel Kejari Tangerang Selatan, Ryan Anugrah, dicatut untuk penipuan. Pelaku mengirim WhatsApp ke beberapa pejabat Pemkot Tangsel, meminta sejumlah uang untuk partisipasi dana kegiatan Kejaksaan Agung RI.

Dari tangkapan layar percakapan via WhatsApp, pelaku meminta partisipasi pejabat Pemkot Tangsel untuk kegiatan Kejagung. Pelaku seolah-olah Ryan Anugrah meminta bantuan dana untuk fasilitas hotel tamu Kejagung.

"Izin pak kebetulan kami kedatangan tamu dari tim Kejagung. Ada kendala finansial untuk fasilitasi hotel para tamu, kiranya berkenan campur tangannya. Komitmen pinjaman dana secara pribadi dimaksud mitra hukum ke depan," demikian isi pesan WhatsApp tersebut.

Saat dimintai konfirmasi, Ryan menyatakan bahwa yang meminta uang itu bukanlah dirinya. Dia juga baru tahu namanya dicatut setelah beberapa orang mengkonfirmasi soal pesan WhatsApp itu kepadanya.

"Iya, saya sempat dikonfirmasi oleh beberapa orang yang mendapatkan pesan serupa dan saya sampaikan kepada mereka itu bukanlah saya dan nomornya bukan nomor teleponnya saya," kata Ryan saat dikonfirmasi Jumat (28/1/2022).

Ryan memastikan bahwa pengirim WA itu adalah penipu. Ia mengimbau koleganya agar tidak menggubris pesan WA tersebut.

"Kepada teman-teman yang sudah dihubungi oknum tersebut, saya meminta untuk tidak menuruti permintaannya. Karena saya pastikan itu penipu," ucap dia.

Ryan mengatakan pihaknya telah mengetahui keberadaan pelaku di Jawa Barat. Meski begitu, ia belum ada rencana untuk melapor ke polisi.

"Kita akan telusuri dulu di internal, sudah dideteksi check post posisi nomor tersebut, ada di Jawa Barat," katanya.

Ryan menjelaskan, dari sejumlah orang yang hendak ditipu pelaku itu, belum ada yang sampai mengirimkan uang. Dia berharap jangan sampai ada yang menjadi korban penipuan yang mencatut namanya.

"Berdasarkan informasi yang terkumpul, alhamdulillah sampai hari ini tidak ada korban. Semoga tidak sampai ada yang jadi korban," ucapnya.

(mea/mea)