Pemprov DKI Targetkan Grand Design Pengendalian Pencemaran Udara Sah Tahun Ini

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 15:19 WIB
Hari ini, Selasa (1/12) cuaca cerah menyelimuti Ibu Kota. Pemandangan langit biru yang jarang terlihat akibat polusi udara kini menampakan pesonanya. Penasaran?
Ilustrasi Langit DKI Jakarta (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menyusun Grand Design Pengendalian Pencemaran Udara (GDPPU) demi meningkatkan kualitas udara di Ibu Kota. Pemprov DKI Jakarta menargetkan dasar hukum GDPPU disahkan pada tahun ini.

"Tahun ini kita pastikan akan jadikan dasar hukum, misalkan pergub. Jadi timeline-nya itu rencana aksinya terungkap dan bisa dieksekusi, bukan hanya dokumentasi, tapi jadi dasar hukum," kata Humas Dinas Lingkungan DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, dalam acara Media Briefing bertajuk 'Upaya Pemprov DKI Jakarta Menuju #LangitBiru' di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/1/2022).

Yogi menjelaskan, GDPPU memuat rencana aksi hingga 2030 mendatang. Nantinya, kajian GDPPU akan dilaksanakan bersama Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Yogi mengungkap saat ini susunan GDPPU telah diselesaikan. Terakhir, Pemprov DKI menggelar konsultasi publik membahas susunan GDPPU mengundang berbagai stakeholder terkait.

"Konsultasi Publik GDPPU telah dilakukan pada 2 Desember 2021 dengan mengundang berbagai pemangku kepentingan termasuk akademisi, NGO dan pemerintah pusat," ujarnya.

Yogi berharap melalui grand design ini, Jakarta bisa mengembalikan langit biru serta mengurangi dampak dari polusi udara.

"Harapannya di Jakarta tidak ada lagi polusi. Seperti obrolan tadi, kalau sekarang gunung kelihatan di Jakarta jadi berita, ke depan kalau gunung nggak kelihatan di Jakarta baru jadi berita. mudah-mudahan di 2030 tercapai," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah menyusun grand design pengendalian kualitas udara Jakarta. Hal ini menindaklanjuti putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait polusi udara di Jakarta.

"Alhamdulillah saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang menyusun sebuah grand design pengendalian kualitas udara. Saya yakin insyaallah proses penyusunan ini akan bisa tuntas segera dan bisa dipastikan penyusunan selama ini sudah sejalan dengan amar putusan yang dibicarakan hari ini," kata Anies melalui keterangan video di Instagramnya, @aniesbaswedan, Minggu (19/9/2021).

Anies menuturkan penyusunan grand design ini melibatkan berbagai pihak. Dia berharap grand design yang dipersiapkan Pemprov dapat menjadi terobosan dalam memperbaiki kualitas udara di Jakarta.

"Dengan ini saya ingin mengajak semua, mengundang seluruh pemangku kepentingan, khususnya warga negara yang punya ide, punya gagasan, inovasi, inisiatif, mari kita kolaborasi bersama-sama dengan Pemprov DKI menyusun grand design itu, harapannya ini bisa menjadi salah satu upaya terobosan memperbaiki kualitas udara di Ibu Kota," katanya.

Di sisi lain, Anies berujar telah mengeluarkan sejumlah kebijakan melalui Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Ini, sebutnya, merupakan langkah inisiatif untuk mempercepat penyelesaian masalah pencemaran udara.

Simak juga video 'Tim Advokasi Ajukan Kontra Memori Banding Hak atas Udara Bersih Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]

(taa/dwia)