Cek di Sini, Cara Ambil Kembalian Denda Tilang Kendaraan di Kejaksaan

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 14:14 WIB
Ganjil genap di DKI Jakarta resmi diperpanjang pemberlakuannya hingga 15 November 2021. Razia bagi kendaraan yang melanggar pun gencar dilakukan.
Ilustrasi tilang (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Mekanisme pembayaran denda tilang kini semakin mudah. Masyarakat yang kena tilang tidak perlu datang menghadiri sidang, tetapi sebagai gantinya wajib membayar denda tilang melalui transfer bank.

Adapun, denda tilang yang harus dibayarkan melalui bank adalah sebesar denda maksimal. Namun perlu diketahui, denda tilang ini diputuskan oleh hakim di persidangan nantinya.

Nah, jika Anda ingin mengambil kembalian atau kelebihan denda tilang yang kita bayarkan, bisa menyimak mekanismenya di sini. Yang perlu diketahui terlebih dahulu, pastikan Anda telah menerima surat konfirmasi tilang elektronik (e-TLE). Atau jika ditilang di tempat, maka Anda akan mendapatkan slip warna biru.

Tahapan bayar tilang e-TLE:

- Pemilik kendaraan wajib mengonfirmasi mengenai kepemilikan kendaraan dan pengemudi saat terjadi pelanggaran.

- Konfirmasi tersebut bisa dilakukan via website (E-tilang) atau datang langsung ke kantor Sub Direktorat Penegakan Hukum. Pelanggar memiliki batas waktu sampai dengan 8 hari dari terjadinya pelanggaran untuk melakukan konfirmasi.

- Setelah dikonfirmasi, petugas menerbitkan tilang dengan metode pembayaran via BRIVA (BRI Virtual Account) untuk setiap pelanggaran yang terverifikasi untuk penegakkan hukum.

Lantas bagaimana dengan mengambil kelebihan denda?

detikcom menanyakan hal tersebut kepada Kasubdit Gakkum Dirlantas PMJ Kompol Arga. Ia mengatakan kelebihan denda dapat diambil dengan mengurus dari aplikasi E-tilang.

"Caranya minta amar putusan yang ada di aplikasi E-tilang kejaksaan, kemudian amar putusan tersebut dibawa ke bank untuk diambil sisa pengembalian," jelas Arga.

Berikut tahapan lengkap cara ambil kelebihan denda tilang dilansir dari website e-Tilang Kejaksaan https://tilang.kejaksaan.go.id/ :


Cara melakukan pembayaran denda tilang:

1. Lihat putusan Denda dan Biaya Perkara Tilang
2. Masukkan No Register Tilang sesuai berkas untuk melihat besar denda. Periksa kembali data putusan. Pastikan No Register dan nama pelanggar telah sesuai.
- Pilih cara pengambilan BB. Datang langsung atau gunakan layanan pengantaran (delivery) barang bukti yang tersedia (S&K berlaku)
- Klik BAYAR
3. Lakukan pembayaran menggunakan Kode Pembayaran yang tersedia . Anda akan mendapatkan KODE PEMBAYARAN seperti berikut
82022-xxxxx-xxxxx *) Kode pembayaran ke Kas negara melalui Modul Penerimaan Negara (MPN) . Gunakan kode tersebut untuk melakukan pembayaran melalui kanal-kanal pembayaran yang tersedia.
4. Ambil barang bukti
Silakan mengambil Barang Bukti di Kejaksaan atau gunakan jasa POS INDONESIA untuk pengiriman barang bukti *) Beberapa satker Kejaksaan menyediakan jasa pengantaran

Cara ambil kelebihan denda tilang:

1. Lihat putusan Denda dan Biaya Perkara Tilang
Masukkan No Register Tilang sesuai berkas untuk melihat besar denda. Periksa kembali data putusan. Pastikan No Register, nama pelanggar dan jumlah titipan telah sesuai.

2. Periksa sisa titipan
Sistem akan menginformasikan jumlah sisa titipan yang bisa diambil. Hubungi petugas tilang Kejaksaan, jika terdapat ketidaksesuaian data titipan. Jika sesuai, maka klik tombol AMBIL SISA TITIPAN

3. Unduh surat pengantar ke Bank BRI
Anda dapat mengunduh Surat Pengantar ke Bank BRI, untuk mengambil sisa titipan.

4. Ambil sisa titipan di cabang Bank BRI terdekat
Tunjukkan surat pengantar tersebut ke teller bank. Pihak bank akan melakukan verifikasi data. Dan jika sesuai, maka sisa titipan langsung diserahkan ke Pelanggar.

(isa/mei)