Temuan Belasan Kasus Corona Bikin PTM di SMA Warga Solo Disetop

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 11:59 WIB
SMA Warga Solo ditutup sementara gegara Corona
SMA Warga Solo ditutup imbas kasus Corona (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Merebaknya kasus COVID-19 di SMA Warga Solo membuat pembelajaran tatap muka (PTM) akhirnya dihentikan. Pertimbangannya sudah belasan orang yang terjangkit.

Kepala SMA Warga Solo Purwoto mengatakan kasus ini bermula temuan seorang guru terpapar Corona. Pihak sekolah kemudian melakukan pelacakan kontak erat hingga didapati belasan lainnya positif.

"Dari hasil itu dilakukan tracing yang kontak erat dan dilakukan PCR. Ada 12 yang kontak erat, dari hasil PCR didapati 11 di antaranya positif COVID-19, satunya negatif," kata Purwoto, Jumat (28/1/2022).

Purwoto menuturkan rinciannya 8 siswa, 2 guru dan 2 karyawan. Penularan ini bermula dari sebuah kegiatan di wilayah Kabupaten Boyolali.

"Guru pembimbing bersama guru lain, tenaga pendidik mengantar para siswa mengambil video di sebuah destinasi di Boyolali untuk suatu lomba," terang Purwoto.

Sepulang dari Boyolali, terang Purwoto, seorang guru merasakan demam pada Sabtu (22/1). Kemudian, guru tersebut periksa di rumah sakit dan dilakukan observasi.

"Senin (24/1), kami dapat informasi dari Puskesmas Purwodiningratan bahwa guru kami positif COVID-19," ungkap dia.

Pada Selasa (25/1) Dinkes Solo menghubungi pihak sekolah dan menyarankan agar dilakukan tracing. Kemudian dilakukan tes PCR terhadap seluruh siswa, guru, dan karyawan, totalnya sebanyak 225 orang.

"Rabu (26/1), yang tracing murid kelas X dan XI, guru, serta karyawan. Totalnya 225 (orang) dilakukan tes PCR. Hasilnya masih menunggu," kata Purwoto.

Imbas dari adanya 12 orang di SMA Warga Solo yang terpapar COVID-19, sekolah itu Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah menutup sementara sekolah tersebut.

"Kita sudah mengambil langkah untuk menyelamatkan kesehatan seluruh warga sekolah. Untuk memastikan adanya 12 guru dan siswa yang terpapar COVID-1, maka sekolah itu akhirnya kita tutup sementara," kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Suratno saat dihubungi wartawan, Kamis (27/1).

Artikel ini telah tayang di detikJateng. Untuk informasi dan berita seputar Solo, Semarang, dan daerah-daerah di Jateng, klik di sini www.detik.com/jateng

(mud/mud)