Video 20Detik

Memilukan! Warga Afghanistan Jual Ginjal-Jual Anak demi Bertahan Hidup

Ashri Fathan/ Associated Press - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 09:24 WIB
Afghanistan -

Warga Afghanistan semakin terpuruk dalam krisis ekonomi setelah Taliban mengambil alih kekuasaan negara tersebut pada Agustus 2021. Selain timpang karena konflik berkepanjangan, kondisi ekonomi Afghanistan kini di ujung tanduk akibat berhentinya bantuan internasional.

Gambaran muram situasi di Afghanistan dapat dilihat dari keadaan warganya yang kini harus mati-matian untuk bertahan hidup. Mirisnya, tak sedikit dari mereka terpaksa menjual organ tubuh demi membeli makanan.

Dari info yang didapat, ginjal seorang pria dewasa dihargai sebesar 200.000 afghani atau sekitar Rp 28 juta, sementara untuk ginjal wanita dewasa dihargai sebesar 150.000 afghani atau Rp 21 juta.

"Sangat sulit hidup di Afghanistan sekarang. Dan ada terlalu banyak orang seperti saya, yang tidak memiliki suami atau ayah untuk menafkahi mereka," ujar seorang wanita muda Afghanistan menggambarkan kondisi hidupnya saat ini.

Tak hanya organ tubuh, warga Afghanistan juga terpaksa menjual anak mereka. Sejumlah orang tua di Afghanistan berpendapat bahwa itu adalah satu-satunya jalan terbaik untuk menyambung kehidupan.

"Tidak ada yang menyuruh saya untuk menjual anak-anak saya, tetapi kami kesulitan untuk menjaga mereka tetap hidup. Dan itulah mengapa kami berpikir untuk menjual mereka, mungkin itu akan lebih baik untuk mereka dan kami mendapatkan makanan untuk anak yang lain," cerita pilu seorang ibu yang telah menjual anaknya.

(afh/afh)