AS Ogah Balas Surat Presiden Iran
Rabu, 10 Mei 2006 10:32 WIB
Washington - Pemerintah Amerika Serikat (AS) tidak akan memberikan balasan resmi atas surat mengejutkan yang dikirimkan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Demikian ditegaskan Gedung Putih seperti dilansir kantor berita Associated Press, Rabu (10/5/2006).Padahal pemerintah Iran menyatakan pihaknya menantikan balasan atas surat setebal 18 halaman yang ditujukan untuk Presiden AS George W Bush. Surat Ahmadinejad itu merupakan surat pertama dari seorang pemimpin Iran untuk presiden AS dalam 27 tahun terakhir. Dalam surat itu, Ahmadinejad mengimbau solusi-solusi baru untuk menyelesaikan ketegangan yang telah berlangsung lama antara kedua negara. Pemerintah Teheran menggambarkan surat itu sebagai inisiatif diplomatik yang penting. Namun pemerintah Washington tidak sependapat. Gedung Putih menegaskan, surat itu tidak akan berdampak apa-apa terhadap perseteruan kedua negara. Pemerintah AS tetap tidak akan mengubah sikapnya terhadap Iran.Dalam surat itu, Ahmadinejad mengecam AS soal Irak, reaksinya atas serangan teroris 11 September, cara AS memperlakukan para tahanan perang melawan teror serta kebijakan AS di Amerika Latin.Ahmadinejad mengusulkan kedua negara untuk kembali ke prinsip-prinsip agama sebagai cara pemulihan kepercayaan. "Apakah Anda tidak akan menerima ajakan ini?" tanya Ahmadinejad dalam suratnya.Sebelumnya Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Condoleezza Rice mengatakan, tak ada hal baru dalam surat itu yang menawarkan harapan untuk penyelesaian konflik nuklir."Tak ada hal dalam surat ini yang menyinggung satu isu pun yang memang ada dalam komunitas internasional," cetus Rice.
(ita/)











































