Makassar Kembali Panas, Mahasiswa Blokir Jalan
Rabu, 10 Mei 2006 10:25 WIB
Makassar - Situasi di Makassar memanas. Mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Pribumi konvoi mengecam pembunuhan pembantu rumah tangga (PRT) yang dilakukan Wandi Sandiawan. Ban bekas pun dibakar.Aksi ini diikuti 500 mahasiswa Universitas Islam Negeri Makassar dan Universitas Negeri Makassar. Ketegangan suasana ini kembali memanas, karena kasus pembunuhan ini telah melebar ke isu SARA. Mahasiswa semula menggelar orasi di depan kampus Universitas Negeri Makassar, Jalan Andi Pettarani, Makassar, Rabu (10/5/2006).Setelah puas berorasi selama 30 menit, mahasiswa bergerak menuju Polwiltabes Makassar di Jalan Ahmad Yani. Mereka menumpang truk dan puluhan sepeda motor.Mahasiswa sempat berhenti di kawasan pertokoan di Jl. Sultan Alauddin. Sebagian pertokoan tampak belum buka. Selanjutnya, mahasiwa bergerak lagi dan berhenti di perempatan Jl. Sam Ratulangi dan Jl. Veteran. Mahasiswa menggelar orasi dan terus meneriakkan yel-yel yang berisikan kecaman terhadap etnis tertentu. Dua ban bekas pun dibakar. Situasi tambah memanas.Aksi mahasiswa ini menyedot perhatian dari masyarakat yang melintas di jalan tersebut. Seratusan orang tampak bergerombol menonton jalannya aksi tersebut.Namun demikian, aksi tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan tersebut. Beberapa polisi tampak berjaga-jaga dan mengatur lalu lintas.Hingga pukul 10.05 WIB, aksi terus berlangsung dan mahasiswa bergerak menuju Polwiltabes Makassar.
(aan/)











































