Video 20Detik

Ibu Kota Pindah, Anies: Tak Ada Efeknya pada Kemacetan Jakarta

dtv - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 06:03 WIB
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut kemacetan di Jakarta tidak akan berefek meski status ibu kota pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim). Menurut Anies, kontribusi sektor pemerintahan dalam kemacetan di DKI selama ini kurang dari 7%.

"Bahkan kalau bicara soal kemacetan, kontribusi pemerintah dalam kemacetan di Jakarta kurang dari 7%. Jadi tidak akan ada efeknya pada kemacetan di Jakarta, karena kemacetan di Jakarta itu oleh kegiatan rumah tangga, kegiatan dunia usaha, so it doesn't make that different," kata Anies Baswedan dalam YouTube Pemprov DKI Jakarta yang dilihat, Kamis (27/1/2022).

Anies justru bicara soal ke depannya jika status Ibu Kota Negara hilang. Di antaranya harus mengoptimalkan sektor bisnis hingga rumah tangga.

"Jadi ke depan kalau kita berbicara tentang di mana lokasi ibu kota dari konteks nasional memang penting, apakah di jakarta apakah di Kaltim. Tapi dalam konteks Jakartanya sebenarnya ada ibu kota atau tidak ada ibu kota ya kita tetap harus melayani kegiatan bisnis, rumah tangga," ucap Anies

"Karena dalam prakteknya Jakarta itu tidak banyak melayani kegiatan pemerintah pusat. Jadi kalau ditanya jajaran ini melayani pemerintah pusat? jarang, tapi melayaninya adalah kebutuhan rumah tangga dan dunia usaha. Jadi sebenarnya dari sisi kita malah banyak ruang yang harus kita manfaatkan," tandasnya.

(gra/gra)