Kronologi Sopir Vanessa Angel Main HP-Ngantuk Saat Nyetir Terungkap di Sidang

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 18:48 WIB
sidang tubagus joddy
Sidang Tubagus Joddy (Enggran Eko Budianto/detikcom)
Jakarta -

Tubagus Joddy (24), sopir rombongan keluarga Vanessa Angel yang mengalami kecelakaan hingga tewas, menjalani sidang hari ini. Kronologi main HP hingga mengantuk saat berkemudi terungkap di persidangan.

Persidangan digelar di PN Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/1/2022). Sidang dilakukan secara daring dengan dipimpin ketua majelis hakim Bambang Setiawan dengan hakim anggota Joni Mauluddin Saputra dan Sudirman dari Ruangan Kusuma Atmadja PN Jombang.

Sidang tersebut diagendakan membacakan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Adi Prasetyo. Adi menjelaskan kronologi saat rombongan keluarga Vanessa Angel keluar dari Jakarta menuju Surabaya.

Seperti dilansir dari detikJatim, Vanessa dan keluarga berangkat pukul 05.00 WIB dari kediamannya di Perumahan Permata Mediterania, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Tubagus Joddy jadi sopir keluarga Vanessa pada saat itu. Di sebelahnya Bibi alias Febri Andriansyah, yang merupakan suami Vanessa. Vanessa bersama putra dan pengasuhnya duduk di kursi baris kedua.

"Terdakwa (Joddy) mengemudi sampai Km 80 ruas Tol Jakarta-Surabaya, berhenti di rest area sekitar pukul 07.00 WIB untuk buang air kecil," kata Adi saat membacakan dakwaannya dari kantor Kejaksaan Negeri Jombang.

Rombongan keluarga Vanessa Angel kemudian melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Saat itu giliran Bibi yang mengemudikan mobil.

Suami Vanessa baru berhenti di Km 379 Tol Jakarta-Surabaya sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka berhenti untuk sarapan sekitar 45 menit di rest area.

Bibi masih melanjutkan sebagai pengemudi ke Surabaya. Namun, karena mengantuk, dia menepi di Km 400 Tol Jakarta-Surabaya. Lalu bergantian Joddy yang mengemudikan mobil.

"Sekitar pukul 12.20 WIB, saat Terdakwa mengemudi di Km 555 ruas Tol Jakarta-Surabaya, Terdakwa menggunakan handphone untuk update Instastrory dan WhatsApp milik Terdakwa. Terdakwa juga mendapatkan pesan melalui aplikasi WhatsApp dari orang tua Terdakwa, yaitu saksi Tubagus Endang Lesmana. Saat itu Terdakwa membalas pesan orang tua Terdakwa, ia masih mengemudikan mobil," terang JPU Adi.

Adi menjelaskan, selama mengemudi dari Km 555 sampai lokasi kecelakaan di Km 672+300A, Joddy tidak memperhatikan rambu lalu lintas batas kecepatan maksimal 80 km/jam. Kala itu terdakwa melaju dengan kecepatan sekitar 125 km/jam dalam kondisi mengantuk.

"Saat melintas di Km 672+300A, saat itu Terdakwa mengemudi dalam kondisi mengantuk berat dan dengan kecepatan kurang-lebih 125 km/jam, kendaraan hilang kendali, Terdakwa banting setir ke kiri sehingga menghantam pembatas jalan. Akibatnya, mobil berputar arah dua kali dan berhenti pada posisi menghadap arah berlawanan," ungkap Adi.

Dalam insiden itu, Vanessa Angel dan suaminya Bibi tewas pada Kamis (4/11) sekitar pukul 12.30 WIB. Mobil Pajero Sport Dakar bernopol B-1264-BJU yang mereka tumpangi menabrak barier di sisi kiri jalan.

Atas peristiwa itu, Joddy didakwa dengan pasal berlapis. Dia dijerat dengan Pasal 311 ayat 5 dan Pasal 311 ayat (3) UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Selain itu, Joddy juga dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) dan Pasal 310 ayat (3) UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Joddy menerima dakwaan tersebut dan memilih tidak mengajukan eksepsi.

Baca selengkapnya berita tentang kabar terbaru kasus Sopir Vanessa Angel di sini.

(idn/tor)