Keributan Saat Main Bola Berujung Pengeroyokan Pelajar SMP di Ngawi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 17:18 WIB
Aksi Pengeroyokan Pelajar SLTP Oleh Pelajar SLTA Di Ngawi
Pengeroyokan pelajar SMP di Ngawi (Foto: Tangkapan Layar (Video amatir warga)
Ngawi -

Video pengeroyokan pelajar SMP di Ngawi menghebohkan jagat maya. Usut punya usut, pengeroyokan dipicu keributan saat bermain bola.

Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya mengatakan pengeroyokan dipicu terkena tendangan saat main sepakbola. Korban adalah GA, pelajar kelas 8 SMPN 1 Kedunggalar.

Winaya menuturkan korban bermain sepakbola melawan adik kelasnya pada 20 Januari 2022 sekitar pukul 12.00 WIB. Korban mendorong YS yang merupakan adik kelasnya.

"Pemicunya gegara saat main sepak bola korban mendorong lawannya," ujar Winaya kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).

Ia menjelaskan pengeroyokan terjadi di sebuah tempat jasa parkir sepeda motor Desa/Kecamatan Kedunggalar, Selasa (25/1) sekitar pukul 12.00 WIB.

"Kejadian di sebuah jasa penitipan sepeda motor dan pelaku ini teman dari lawan main sepakbola yang didorong oleh korban," kata dia.

"Jadi korban dan pelaku pengeroyokan lima orang dari SMK teman YS sudah kita lakukan mediasi dan saling memaafkan," ia menambahkan.

Winaya meminta para pelajar tidak main hakim sendiri. Semua permasalahan harus diselesaikan dengan kekeluargaan.

"Kita imbau kepada orang tua untuk menyosialisasikan ke anaknya agar jangan main hakim sendiri jika ada permasalahan menimpa di sekolah," tandas Winaya.

Sebelumnya, video berdurasi 1 menit 35 detik memperlihatkan siswa berseragam SMA dan sebagian di antaranya SMP. Pada awal video, seorang pelajar yang berseragam SMP tampak dicecar pertanyaan pelajar berseragam SMA di hadapannya. Di sekelilingnya juga terlihat sebagian pelajar lain yang ikut melontarkan pertanyaan dan hujatan.

"Banter pora (keras nggak) (menendang)," kata siswa berseragam SMA ke salah seorang siswa SMP di hadapannya seperti dilihat detikcom, Kamis (27/1/2022).

(mud/mud)