Korban Pembunuhan di Bekasi Dinarasikan Disodomi Pelaku, Ini Kata Polisi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 17:07 WIB
Polisi menangkap pembunuh pemuda inisial AY di Bekasi. (Yogi Ernes/detikcom)
Polisi menangkap pembunuh pemuda inisial AY di Bekasi. (Yogi Ernes/detikcom)
Bekasi -

Unggahan berupa tangkapan layar percakapan dua orang viral di media sosial. Percakapan itu menarasikan korban pembunuhan di Pondok Gede, Bekasi, AY (19), disodomi oleh tersangka T (21). Apa kata polisi?

Tuduhan ini bermula ketika seorang warganet mengunggah sebuah percakapan WhatsApp antara dirinya dan teman pelaku. Dalam chat itu, disebut-sebut bahwa pelaku penyuka sesama jenis alias gay.

"Ini chat-an aku dengan salah satu temen korban sekaligus dia ini temannya si pelaku juga," tulis warganet.

Dalam tangkapan layar chat itu, disebutkan bahwa pelaku disodomi, lalu diikat dan dipukuli. detikcom kemudian mengkonfirmasi perihal ini ke Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKP Alexander Yurikho.

"Indikasi tersebut (sodomi) secara kasatmata belum ada," ujar Alexander, Kamis (27/1/2022).

Meski begitu, Alexander menambahkan pihaknya akan mempertimbangkan memeriksa psikologis pelaku.

"Jika diperlukan, penyidik akan melakukan pemeriksaan di Instalasi Psikologi Forensik yang dimiliki Rumah Sakit Polri Kramat Jati," sebut Alexander.

Penyekapan hingga Tewas

Pembunuhan tersebut terjadi di Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, pada Selasa (18/1). Tersangka T membunuh korban karena sakit hati.

"Tersangka dalam melakukan aksinya ini didasari ada perasaan sakit hati kepada korban karena korban ini yang merupakan teman SMK pelaku dalam mencari pekerjaan tidak mengajak tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan, Rabu (26/1).

Saat itu, dia meminta korban datang ke salah satu rumah teman sekolahnya. Tanpa rasa curiga, korban langsung mendatangi rumah tersebut. Setiba di sana, korban disekap di kamar mandi dengan keadaan kaki dan tangan diikat serta mulut ditutup lakban.

Dengan kondisi tersebut, korban ditinggal di kamar mandi. Selang 30 menit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Pelaku lalu melarikan diri. Beberapa hari kemudian, T ditangkap di tempat persembunyiannya di Banjarnegara, Jawa Tengah.

(isa/mei)