Hensat: Tak Mengagetkan PKS Punya Dewan Pakar Nonmuslim

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 11:06 WIB
Anggota Dewan Pakar PKS Evalina Heryanti (dok. situs PKS).
Anggota Dewan Pakar PKS Evalina Heryanti (dok. situs PKS)
Jakarta -

Salah seorang anggota Dewan Pakar PKS Evalina Heryanti merupakan pemeluk agama Kristen. Founder lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio menilai keberadaan Evalina menjadi anggota Dewan Pakar PKS bukan gimik politik.

"Kalau saya nggak kaget ya PKS itu punya Dewan Pakar nonmuslim," kata Hendri kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).

Menurut Hensat--panggilan akrab Hendri Satrio--ada satu alasan mengapa pemeluk kristiani bisa menjadi bagian dari partai Islam seperti PKS. Alasannya, sebut dia, PKS juga menjamah daerah-daerah mayoritas nonmuslim di Indonesia.

"Karena mereka ini kan sebetulnya partai Islam tapi ada di mana-mana, ada di berbagai provinsi di Indonesia yang memang mayoritasnya nonmuslim juga," terang Hensat.

"Jadi nggak mengagetkan, menurut saya, hal yang biasa saja, nggak mengagetkan dan bukan gimik atau pencitraan politik. Karena itu tadi, PKS ada di mana-mana juga, di NTT ada, di Bali ada, di Manado ada," imbuhnya.

Hendri SatrioHendri Satrio (Foto: dok. istimewa)

Hensat menganggap keberadaan pemeluk kristiani di PKS biasa saja. Namun dosen Universitas Paramadina itu tak menampik fakta tersebut bisa dibilang baru.

"Jadi bukan sebuah hal yang istimewa walaupun terdengar sebuah hal yang baru," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, keberadaan Evalina Heryanti diungkap PKS kemarin saat mengumumkan kepengurusan Dewan Pakar mereka. PKS kemarin melantik anggota Dewan Pakar, dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu hadir secara langsung.

Berdasarkan situs resmi PKS, Evalina Heryanti pernah menjadi Data Analysis and Assistance Team NOC of Indonesia for Olympic Games 2020 Tokyo. Evalina disebutkan senang menjadi bagian PKS.

"Saya sangat senang dan bangga bergabung menjadi Dewan Pakar PKS di bidang olahraga dan prestasi," kata Eva.

Lihat juga Video: Legislator PKS Temui Massa Buruh: Kami Tegas Menolak UU Ciptaker!

[Gambas:Video 20detik]



(zak/van)