Polisi Periksa 20 Saksi Terkait Bentrokan Maut di Sorong

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 22:13 WIB
Bentrokan maut di Sorong menewaskan belasan korban jiwa. Pasca-bentrok, Kapolda Papua Barat tinjau keamanan serta pastikan kondisi kota Sorong aman dan kondusif
Bentrokan maut di Sorong. (Foto: ANTARA FOTO/OLHA MULALINDA)
Sorong -

Polisi sudah mengidentifikasi pelaku dalam bentrokan maut di Sorong, Papua Barat. Sebanyak 20 saksi sudah diperiksa.

"Ini kita masih periksa saksi-saksi semua masih didalamin, baru 20 saksi yang kita periksa," kata Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Adam Erwindi, saat dihubungi, Rabu (26/1/2022).

"Iya saksi yang melihat kejadian tersebut," ujarnya.

17 Korban Tewas Diidentifikasi Besok

Adam mengatakan 17 korban yang terbakar di tempat hiburan malam (THM) Double O akan diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) besok.

"Kemudian jenazah yang 17, besok kan tim DVI datang, nah kita sudah ngehubungi pihak keluarga-keluarganya juga, sudah ada nomor kontaknya sebagian juga sudah tiba. Nah besok mungkin kita mulai mengidentifikasi korban-korban yang terbakar itu, karena kondisinya kan sudah hangus tidak bisa dikenali," tuturnya.

Adam mengatakan tinggal 1 jenazah yang belum terkonfirmasi oleh pihak keluarga. Polisi masih menelusuri lebih lanjut.

"Dari 17 tersebut tinggal 1 yang belum terkonfirmasi pihak keluarganya," kata Adam.

"Kan mereka yang diketahui itu nama namanya nama panggung, mereka kan 3 tamu dan 14 karyawan. Karyawan itu pemain band vokalis ya, nama-namanya adalah nama-nama ya mungkin nama samaran atau nama panggilan. Jadi untuk identitasnya masih dicari tahu melalui teman-temannya sehingga belum bisa dihubungi keluarganya," tuturnya.

Adam memastikan 17 korban terbakar ini bukan warga asli Papua. Mereka adalah warga pendatang.

Seperti diketahui, sebanyak 17 warga tidak bersalah menjadi korban tewas terbakar di tempat hiburan malam Double O akibat bentrokan maut di Kota Sorong, Papua Barat. Para korban tewas berstatus pengunjung dan karyawan Double O.

"Jadi 17 itu tiga pengunjung berarti 14 karyawan, pemain band, vokalis, karyawannya semua," kata Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi kepada detikcom, Selasa (25/1/2022).

Ke-17 korban tewas ini telah dievakuasi ke RS Solube Solu, Kota Sorong. Para korban dievakuasi menggunakan tiga unit mobil jenazah milik Polresta Sorong.

(isa/isa)