Viral Geng Motor Obrak-abrik Rental PlayStation di Sultra, Pelaku Diburu

Siti Harlina - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 20:03 WIB
Viral geng motor serang tempat rental PS di Kendari (dok. istimewa)
Viral geng motor serang tempat rental PS di Kendari. (dok. istimewa)
Kendari -

Viral di media sosial tempat rental PlayStation (PS) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diserang kawanan geng motor. Polisi kini menyelidiki pelaku.

Dalam video viral, awalnya terlihat dua orang sedang duduk di depan tempat rental PlayStation. Kemudian sejumlah anggota geng motor yang sedang lewat tiba-tiba berhenti di lokasi dengan membawa berbagai jenis senjata tajam.

Diduga takut melihat kedatangan kawanan geng motor, dua orang tersebut lantas masuk ke tempat PS tapi disusul pelaku penyerangan. Video selanjutnya memperlihatkan tiga orang yang sedang bermain PS juga mengamankan diri begitu menyaksikan penyerangan.

Video juga merekam seorang penjaga rental PS yang sedang tidur juga ikut menyelamatkan diri ke dalam salah satu ruangan. Sementara itu, pelaku penyerangan merusak etalase tempat rental PS.

Diketahui, lokasi penyerangan berada di Jalan Syekh Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Polisi turut membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar (penyerangan) sekitar pukul 03.00 Wita, kejadiannya itu Minggu (23/1)," kata pemilik rental PS, I Wayan, saat dimintai konfirmasi, Rabu (26/1/2022).

Wayan mengaku awalnya hanya mendengar suara penyerangan yang sempat dikira suara gempa. Namun dia terkejut ketika mengetahui suara orang berlarian ke dalam tempat usahanya.

"Kan saya sudah tidur awalnya, lalu karyawan saya masuk dan berlindung di belakang saya," katanya.

Setelah itu, ia mendengar bunyi dinding yang dihantam dan melihat dua televisi ukuran 45 inci dirusak. Namun Wayan mengaku tidak mengetahui siapa pelaku penyerangan.

"Ada yang bawa senjata tajam, sejenis badik. Saya melapor di Polsek sekitar pukul 14.00 siang," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Mandonga Kompol Arya Wijanarka mengungkap aksi penyerangan dilakukan oleh kelompok geng motor.

"Berawal ketika ada anak-anak motor yang melintas di depan rental PS tersebut melihat ada rekannya di sana mereka saling mengira ini rekan atau orang yang dicari lalu mereka menyerang dan masuk ke sana," bebernya.

"Pelaku kita masih lidik dan diduga memang anak-anak motor yang sering melakukan aksi balapan liar," sambungnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, tapi total kerugian diperkirakan mencapai 8 juta rupiah.

(hmw/nvl)