Munarman Lebih Kalem Dibanding Sidang Sebelumnya, Kenapa?

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 19:33 WIB
Imam besar FPI Habib Rizieq Syihab, Ketua GNPF MUI Ustaz Bachtiar Nasir, dan jubir GNPF MUI sekaligus FPI Munarman tiba di Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar, Rabu (1/2/2017).
Munarman (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Sikap Munarman dalam menjalani sidang kasus terorisme hari ini berbeda dari sidang-sidang sebelumnya. Dalam sidang kali ini, Munarman tampak lebih kalem dan tidak menunjukkan emosi.

Persidangan sendiri diketahui beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan yang digelar tertutup di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Jalan Sumarno, Jakarta Timur, Rabu (26/1/2022). Terdapat tiga saksi yang dihadirkan hari ini.

Ketiga saksi tersebut adalah B, AS, dan HM. Para saksi diketahui hadir dalam acara seminar yang digelar pada 24 dan 25 Januari 2015 di Makassar.

Pada sidang sebelumnya, Munarman tampak emosi hingga berdebat dengan saksi. Salah satunya saat membahas masalah ISIS.

Namun, kali ini Munarman terlihat kalem dalam memberikan pertanyaan kepada saksi. Dengan nada datar, Munarman tampak menanyakan pengetahuan saksi HM tentang keterlibatannya usai mengisi ceramah dalam seminar.

"Saya mengklarifikasi atau mempertegas, komunikasi kita itu selain soal SMS saya menanyakan identitas siapa abdi dan berlanjut telepon adakah selain itu kita berkomunikasi dalam kaitanya dengan ISIS kita berkomunikasi?" tanya Munarman.

"Tidak ada," jawab saksi HM.

"Apakah saya dalam komunikasi mendorong menyuruh menyemangati untuk melaksanakan seminar?" ujar Munarman.

"Tidak," jawabnya.

"Apakah saya memberi bantuan dana untuk acara seminar?" kata Munarman.

"Tidak," tutur saksi.

"Setelah acara seminar tanggal 24, apakah saksi tahu bahwa kelompok peserta ini membuat kelompok kajian?" tanya Munarman.

"Tahu," jawab saksi.

"Apakah sepengetahuan saksi saya ada mendorong ucapan saya untuk membentuk kelompok?" kata Munarman.

"Tidak," jawabnya.

"Sepengetahuan saksi tadi, karena mengetahui membentuk kelompok, apa pernah mendengar saya mengisi pengajian mereka?" kata Munarman.

"Tidak," tuturnya.

Tak banyak pertanyaan yang dilontarkan Munarman. Ia pun berterima kasih kepada saksi karena telah memberikan keterangan.

"Baik terima kasih ya, Pak, sudah memberikan keterangan. Cukup, Pak," kata Munarman.

Pengacara Nilai Munarman Selalu Kalem

Ditemui usai persidangan, pengacara Munarman, Azis Yanuar, mengatakan pembawaan Munarman memang selalu kalem dan santai. Ia menilai Munarman tak akan emosi bila tidak diganggu atau dipancing.

"Sebenarnya Bang Munarman dan kita selalu kalem ya, asal kita tidak diganggu atau dipancing dengan hal yang memang terlalu mengada-ada dan terlalu vulgar kezalimannya," kata Azis.

Azis mengatakan pihaknya bersikap sopan dan saling menghargai dalam persidangan.

"Kalau normatif saja dan bicara konteksnya hukum dan saling menghargai, kita sangat apresiasi, dan kita sangat sopanlah saling menghargai satu sama lain dengan pihak jaksa," kata Azis.

Azis lantas kembali menegaskan tidak ada perubahan dari sikap Munarman selama sidang. Ia menilai pihaknya tetap santai menanggapi persidangan.

"Sama kita nggak ada perubahan, kita tetep kalem tetep santai kita respek nggak keluar dari hukum kita hargai itu," tuturnya.

Simak video 'Pengacara Munarman Keberatan soal Saksi B Sebut Anggota FPI dari Atribut':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/isa)