Satu Keluarga Diduga Terkena Flu Burung di Karo

Satu Keluarga Diduga Terkena Flu Burung di Karo

- detikNews
Rabu, 10 Mei 2006 01:04 WIB
Medan - Satu keluarga berjumlah tujuh orang di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) diduga terkena virus flu burung. Seorang sudah meninggal dunia, sementara enam lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit. Keterangan yang diperoleh dari Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Sumut Eddy Syofian menyatakan, data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Sumut, menyebutkan korban yang diduga kuat terkena virus flu burung itu merupakan warga Desa Kubu Simbelang, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Tanah Karo. "Empat orang yang diduga terkena flu burung itu, saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan," kata Eddy Syofian kepada wartawan, Selasa (9/5/2006) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan. Korban yang meninggal dunia adalah Roy Karo-karo, 19 tahun. Sementara yang masih dirawat ruang isolasi RSUP Adam Malik adalah Anta Ginting (29), Jones Ginting (25), Bonny Karo-karo (18) dan Renaita Tarigan (1,8 tahun), Rafael Ginting (8), serta Terang Ulina Ginting (8). Seluruhnya adalah satu keluarga dan tinggal di rumah yang sama. Dikatakan, para korban mulai terserang penyakit dengan gejala demam dan sesak nafas sejak Kamis (4/5/2006). Namun baru pada Senin (8/5/2006) malam, korban dilarikan ke RS Adam Malik Medan. "Dari hasil rontgen, terdapat gejala penoumia radang paru-paru. Tapi belum bisa dipastikan apakah benar-benar mereka terserang flu burung," kata Eddy. Informasi lain yang diperoleh menyebutkan, sebelum mengalami demam tinggi dan gangguan pernafasan, keluarga ini diketahui mengkonsumsi ayam potong yang dibeli dari pasar tradisional di Kabanjahe, ibukota Karo. Selain itu di sekitar kediaman korban juga terdapat ternak ayam dan babi.Eddy menjelaskan, dalam kasus ini Dinas Kesehatan Sumut, tanpa menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Depkes RI di Jakarta yang membutuhkan waktu dua minggu, sudah melakukan langkah-langkah penyebaran dengan memberikan obat Tamiflu kepada pasien yang dirawat inap di RSUP Adam Malik Medan. Ini untuk mengantisipasi berkembangnya virus tersebut. Dikatakan Eddy lagi, saat ini Wakil Kepala Dinas Peternakan Sumut Tetty Erlina Lubis sudah sedang berada di Tiga Panah bersama Direktur Kesehatan Hewan Departemen Peternakan Syamsul Bahri untuk melakukan penelitian. Namun, dari laporan sementara, belum ada unggas yang mati di kawasan tersebut. Begitupun, pihak Dinas Peternakan sudah mengambil specimen dari kotoran ternak. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads