Pengedar Uang Palsu Tipu 2 Lansia Pedagang di Gorontalo, Polisi Selidiki

Ajis Halid - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 16:17 WIB
Korban peredaran uang palsu di Gorontalo (detikcom/Ajis Halid)
Korban peredaran uang palsu di Gorontalo (Ajis Halid/detikcom)
Bone Bolango -

Peredaran uang palsu tengah marak di Desa Ayula Utara, Kecamatan Bolango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Dua penjaga kios berusia lansia menjadi korban.

"Benar, ada kejadian peredaran uang palsu di wilayah hukum Polsek Tapa. Ada dua kasus beredarnya uang palsu. Pertama, korban Ibu Ely, penjual kue, dan Ibu Wisan, penjual telur. Korbannya, sasarannya lanjut usia," ungkap Wakapolsek Tapa Ipda Yunus Helingo saat dimintai konfirmasi, Rabu (26/1/2022).

Yunus mengatakan modus yang dilakukan pelaku adalah membeli barang atau makanan menggunakan uang pecahan Rp 100 ribu.

"Seperti Ibu Ely, penjual kue biapong. Pelaku membeli kue seharga Rp 10 ribu, dikembalikan Rp 90 ribu. Diketahui uang ini palsu pada saat Ibu Ely berbelanja bahan kue di toko depan kiosnya," ungkap Yunus.

Kini polisi menyelidiki pelaku di balik marak peredaran uang palsu tersebut.

Pengakuan Korban Peredaran Uang Palsu

Salah satu pemilik kios korban peredaran uang palsu, Naway, mengatakan pelaku peredaran palsu membeli barang-barang yang terbilang murah namun menggunakan uang pecahan Rp 100 ribu.

"Pas pembeli itu sudah pulang, saya lihat ini uang dan saya cek ke tetangga apakah ini uang benar, ternyata palsu katanya," kata Naway Nasibu di Desa Ayula Utara saat dimintai konfirmasi terpisah.

Dia mengatakan pengedar uang palsu itu mengendarai motor dengan memakai masker dan helm warna hitam.

"Saya (lihat) dia mau berbelanja ada di tengah jalan, tidak mau turun dari motor, nanti mau ambil uang kembali baru turun dari motornya," jelas Naway.

(hmw/nvl)