Gubsu soal Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat: Niatnya Bagus tapi Harus Izin

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 14:25 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi (Ahmad-detikcom)
Foto: Gubsu Edy Rahmayadi (Ahmad-detikcom)
Medan -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengirimkan tim untuk mengecek soal kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin. Gubsu Edy mengatakan Terbit memiliki niat baik dengan membangun kerangkeng itu.

"Dari tim yang saya berangkat, benar adanya kerangkeng itu untuk membantu orang orang yang narkoba. Secara niatnya bagus," kata Edy di Medan, Rabu (26/1/2022).

Meski niatnya baik, Edy mengatakan tempat itu harusnya memiliki izin. Selain itu, tempat itu juga harusnya memiliki dokter.

"Tetapi, itu kan harus izin, harus disiapkan dengan perangkat aturan untuk menyehatkan orang lain. Ada dokter, ada makanan, dan itu diatur semua," ucapnya.

"Apapun alasannya, niatnya baik. Perkara hukum silahkan pihak hukum," tambahnya.

Edy juga mengomentari soal Terbit yang memelihara seekor orang utan. Menurutnya, hal itu tidak boleh dilakukan.

"Janganlah, kalau sudah dilindungi harus ikut aturan. Saya senang dengan binatang, sudah banyak orang mengecek tempat binatang saya, tapi pastikan binatang yang tidak boleh, tidak boleh juga saya memeliharanya," ujarnya.

Tak Penuhi Syarat Tempat Rehabilitasi

Seperti diketahui, publik digegerkan oleh penemuan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin, yang disebut sebagai tempat rehabilitasi narkoba yang dibuat sang kepala daerah secara pribadi. BNN memastikan kerangkeng tersebut bukanlah tempat rehabilitasi.

"Pusat menyatakan bahwa kerangkeng itu bukan tempat rehab, kenapa kita nyatakan bukan tempat rehab, rehab itu ada namanya persyaratan materiil dan formil," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Brigjen Sulistyo Pudjo Hartono saat dihubungi, Selasa (25/1).

Simak Video 'Motif Bupati Langkat Bangun 'Kerangkeng Manusia' di Rumahnya':

[Gambas:Video 20detik]