TKA China di Bantaeng Sulsel Lecehkan Wanita Pekerja Lokal Dipolisikan

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 11:17 WIB
Self defense, studio portrait of scared woman raising hands up in defense
Foto: Ilustrasi pelecehan seksual. (Getty Images/iStockphoto/triocean)
Bantaeng -

Seorang tenaga kerja asing (TKA) China yang bekerja di salah satu perusahaan nikel di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), inisial Mr T dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan pelecehan seksual kepada wanita usia 19 tahun yang merupakan pekerja lokal.

"Katanya disuruh buka maskernya, langsung nyosor cium bibirnya saya punya keponakan," kata paman Y, inisial AF kepada detikcom, Rabu (26/1/2022).

Diketahui, pihak korban membuat laporan polisi di Polres Bantaeng dengan nomor LP-B/18/I/2022/SulSel/Res. Bantaeng. Laporan polisi tersebut dibuat pada Sabtu (15/1) sekitar pukul 16.55 Wita.

Menurut AF, peristiwa pelecehan seksual di tempat kerja itu berawal saat gadis Y masuk kerja bersama seorang rekan kerjanya. Sementara Mr Y yang merupakan kepala bagian pengawasan material itu masuk ke ruangannya.

"Kalau biasanya sih kata keponakan saya yang ambilkan minum si Mr T tapi tiba-tiba hari itu dia beranjak mau ambilkan air minum waktu Mr T masuk, Mr T menolak, temannya yang disuruh bukan dia," kata AF.

Saat rekan gadis Y keluar ruangan, Mr T awalnya mengajak korban berbincang dengan bantuan aplikasi penerjemah. Mr T menanyakan pengalaman Y yang baru dua pekan bekerja di perusahaan.

"Kondisinya hari ini lewat translate Google itu ya, dia jawab sehat alhamdulillah dengan kondisi proses kerjanya di sini," katanya.

Peristiwa Dugaan Pelecehan Seksual

Setelah menanyakan pengalaman kerja gadis Y, kata AF, Mr T tiba-tiba menarik tangan korban. Saat itu Mr T disebut berdalih hendak memperlihatkan jam tangan miliknya.

"Karena si Y merasa risih karena dipegang tangannya dia izin ke toilet," kata AF.

Upaya gadis Y pergi ke toilet dicegah Mr T. Korban mengaku diminta membuka masker hingga langsung dicium sang atasan.

Sementara itu, pihak Polres Bantaeng yang dimintai konfirmasi terpisah belum memberikan perkembangan penyelidikan terkait laporan gadis Y.

"Sampai hari ini update informasi, untuk pemanggilan pertama dia mangkir," pungkas AF.

(hmw/nvl)