Suasana Haru Misa Requiem di Rumah Duka Maura Magnalia

Dwi Rahmawati - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 20:27 WIB
Suasana Haru Misa Requiem Maura Magnalia (Dwi-detikcom)
Suasana Haru Misa Requiem Maura Magnalia (Dwi/detikcom)
Jakarta -

Suasana haru menyelimuti misa requiem atau misa arwah putri sulung Nurul Arifin dan Mayong Suryolaksono. Terlihat keluarga tak kuasa menahan tangis saat lagu rohani mulai dilantunkan.

Nurul Arifin, sang ibunda, terlihat beberapa kali membuka masker untuk menyeka air mata. Kerabat di sampingnya pun terlihat menguatkan dan memberikan beberapa tisu.

Misa arwah dimulai pukul 19.00 WIB, nampak pelayat silih berganti berdatangan. Rencananya pemakaman dilakukan besok di San Diego Memorial.

Sebelumnya diberitakan, putri dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin, Maura Magnalia Madyaratri, meninggal dunia. Nurul Arifin mengungkap kronologinya.

"Tadi malam pukul 01.00 WIB itu masih ngobrol sama Mas Mayong (suami Nurul Arifin). Masih chat sama teman-temannya," ujar Nurul kepada wartawan di rumah dukanya di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (25/1).

Nurul menuturkan, sekitar pukul 04.30 WIB, Maura ditemukan meninggal di meja makan dalam kondisi tubuhnya sudah dingin.

"Pembantu kami bangun, dia sudah tertidur di meja makan. Diangkat sudah dingin," paparnya.

Sementara itu, suami Nurul, Mayong Suryo Laksono, menuturkan putrinya itu mengalami sudden cardiac arrest atau henti jantung mendadak. Maurala sempat ditangani di rumah sakit.

"Dia kalau penyebab sakitnya kan henti jantung, terus tadi kami bawa ke rumah sakit pukul 05.00 WIB pagi, dinyatakan meninggal 05.37 WIB. Jadi ada waktu 37 menit. Dari rumah sudah lemas dan dingin. Karena memang kondisinya lagi drop, dia tidak tidur lagi ngurusi wisudanya bulan depan, dia akan wisuda dari Sidney University, dia baru selesai S2. Wisudanya masih belum tahu boleh atau tidak pergi Australia karena lagi lockdown," paparnya.

(dwia/dwia)