KPK Geledah Rumah Pribadi Bupati Langkat!

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 15:52 WIB
Bupati Langkat kembali disorot pasca terkena OTT KPK. Kali ini, di belakang rumahnya ditemukan kerangkeng manusia yang disebut untuk rehabilitas narkoba.
Bupati Langkat (Foto: dok. 20detik/detikcom)
Jakarta -

KPK menggeledah rumah pribadi Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin. Penggeledahan itu dilakukan guna mengumpulkan bukti perkara yang menjeratnya.

"Saat ini tim masih berada di lapangan dan melakukan pengumpulan bukti," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (25/1/2022).

Ali mengatakan tim penyidik masih berada di lokasi. Dia masih belum menginformasikan apa yang didapat dari geledah ini.

"Perkembangan selanjutnya akan kami informasikan kembali," katanya.

Selanjutnya KPK, kata Ali, mengimbau seluruh pihak untuk tidak merintangi proses penyidikan secara sengaja. Dia menegaskan hal itu tentu bisa dipidanakan.

"KPK mengingatkan kepada siapa pun dilarang dengan sengaja merintangi hingga berupaya menggagalkan proses penyidikan perkara ini. KPK tidak segan menerapkan ketentuan Pasal 21 UU Tipikor," katanya.

Diketahui, Bupati Langkat terkena operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Langkat. Beberapa orang diamankan termasuk Bupati Langkat, Terbit Rencana.

KPK mengungkap Terbit Rencana mengatur fee dari paket pengerjaan proyek. Paket proyek itu dibuat sejak 2020. Terbit Rencana bekerja sama dengan saudara dan sejumlah jajaran yang disebut orang kepercayaannya dalam membuat paket proyek.

Selain Terbit Rencana, KPK menetapkan lima tersangka lain. Satu orang sebagai pemberi dan lima lainnya sebagai penerima.

Pemberi:

1. MR (Muara Perangin Angin) selaku swasta

Diduga penerima:

1. TRP (Terbit Rencana Perangin Angin) selaku Bupati Langkat
2. ISK (Iskandar PA) selaku Kepala Desa Balai Kasih atau kakak kandung Terbit Rencana
3. MSA (Marcos Surya Abdi) selaku swasta/kontraktor
4. SC (Shuhanda Citra) selaku swasta/kontraktor
5. IS (Isfi Syahfitra) selaku swasta/kontraktor

Simak Video 'Heboh Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/dwia)