Buntuti Mobil Damkar karena Penasaran, 2 ABG Tertabrak

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 15:33 WIB
Mobil damkar saat memadamkan api di Kapanewon Semanu.
Foto: Dok. Polres Gunungkidul
Gunungkidul -

Penasaran melihat iring-iringan mobil damkar, Nova (18) dan temannya membuntuti dengan memakai sepeda motor. Nahas, warga Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, itu tertabrak mobil damkar dari belakang. Duh!

Kejadian itu bermula saat Nova dan temannya berboncengan motor sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (25/1/2022). Di Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, mereka berpapasan dengan mobil damkar yang membunyikan sirene.

"Karena penasaran, korban mengikuti iring-iringan mobil damkar itu yang mau ke Semanu untuk memadamkan kebakaran," kata Kasi Humas Polres Gunungkidul AKP Suryanto.

Ternyata ada satu dari tiga mobil damkar yang posisinya agak tertinggal di belakang. Sesampai di simpang empat Pancuran, mobil damkar terakhir itu bertabrakan dengan motor yang dikendarai Nova dan temannya.

"Pas di simpang empat itu motor korban mendadak muncul di depan mobil damkar. Mobil damkar sudah berusaha mengerem. Karena jarak yang terlalu dekat, akhirnya tabrakan terjadi," ujarnya.

Akibat tabrakan itu, motor korban dan temannya rusak pada bagian depan. Sedangkan mobil damkar rusak pada bagian bodi depan sebelah kiri.

"Korban mengalami luka sobek di kaki kanan dan kiri serta patah kaki kiri. Temannya luka lecet di dagu kiri serta nyeri bagian dada. Keduanya sudah dibawa ke RS. Sopir damkar tidak mengalami luka," ucapnya.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (UPT Damkar) Gunungkidul Bambang Supriyana, kecelakaan itu tidak mengganggu pemadaman kebakaran toko kelontong di Kapanewon Semanu. Dia meminta masyarakat lebih waspada saat melintas.

"Kendaraan damkar itu prioritas. Sebelum kejadian, sirene peringatan sudah dinyalakan. Jadi mohon masyarakat memberikan prioritas bagi kendaraan damkar yang sedang dalam penanganan darurat," ujarnya.


Artikel ini telah tayang di detikJateng. Untuk informasi dan berita seputar Solo, Jogja, dan daerah lain di Jateng-Jogja, silakan klik di sini.

(rih/trw)