Suami Ditahan Gegara Panen Sawit, Emak-emak Ngadu ke Gubernur Bengkulu

Hery Supandi - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 13:34 WIB
Emak-emak curhat ke Gubernur Bengkulu gegara suaminya ditahan polisi
Emak-emak curhat ke Gubernur Bengkulu gegara suaminya ditahan polisi (Foto: Hery Supandi)
Bengkulu -

5 emak-emak perwakilan warga Desa Jenggalu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, menemui Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Mereka mengadu suaminya ditahan polisi.

kedatangan mereka mengadukan suami yang ditahan polisi atas dugaan memanen buah sawit tanpa seizin pihak perusahaan perkebunan. Mereka pun meminta penyelesaian sengketa itu dapat diselesaikan secara baik dan kekeluargaan.

''Prinsip saya selaku gubernur akan menanggapi dan berupaya mencarikan solusi terbaik bagi setiap keluhan masyarakat. Dari pembicaraan dengan manajemen PT. Agri Andalas dan perwakilan masyarakat, akan segera ditindaklanjuti secara kekeluargaan,'' kata Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, Selasa (25/1/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Provinsi Bengkulu Ricky Gunarwan mengatakan, pembicaraan antara Agri Andalas dan masyarakat dicarikan solusi terbaik untuk kedua belah pihak.

''Perusahaan akan menyampaikan dulu ke pimpinannya, nanti baru ada proses tindak lanjutnya, bagaimana penyelesaian nya. Dan semua masalah pasti ada jalan keluarnya,'' jelas Ricky.

Di sisi lain, anggota DPRD Kabupaten Seluma, Syamsul Aswajar mengatakan keluhan masyarakat atas sengketa yang berujung suami mereka ditahan, mendapatkan respon baik dari Gubernur Bengkulu.

Rencananya dalam waktu dekat akan dilakukan pertemuan dengan PT. Agri Andalas setelah perwakilan perusahaan menyampaikan laporan ke atasan Agri Andalas.

''Alhamdulillah, ditanggapi baik Pak Gubernur, akan dicarikan solusi, akan dipertemukan dengan pihak Agri Andalas. Kemudian masyarakat Jenggalu akan diberikan sosialisasi bahwa sawit yang ada di lahan milik Agri Andalas. Lalu, akan ditempuh langkah-langkah, musyawarah tentunya,'' sampai Syamsul.

Diketahui sebelumnya, 5 warga Desa Jenggalu Kabupaten Seluma, atas nama Hn (54), SE (49), Ho (47), SW (41) dan ZH (49), telah diamankan di Mapolda Bengkulu.

Kelima tersangka tersebut ditangkap atas kasus dugaan tindak pidana pencurian buah sawit yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan pasal 363 ayat [1] ke-4 KUHP junto pasal 55, pasal 56 KUHP dan atau pasal 160 KUHP.

Kasus ini berawal dari laporan PT. Agri Andalas ke Polda Bengkulu dengan tuduhan bahwa warga Desa Jenggalu tersebut diduga telah mencuri tandan buah segar (TBS) di lahan milik PT. Agri Andalas.

Simak juga 'Bukan Larangan Ekspor CPO, Mendag: Tapi Pencatatan':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)