KPK Panggil Ketua DPRD Kota Bekasi di Kasus Suap Rahmat Effendi

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 11:57 WIB
Ali Fikri
Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK memanggil Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro sebagai saksi. Chairoman akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi.

"Saksi TPK terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemerintah Kota Bekasi untuk Tersangka RE," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (25/1/2022).

Selain itu, KPK memanggil pensiunan ASN Widodo Indrijantoro; penilai pada KJPP Rachmat MP dan rekan, Boanerges Silvanus Dearari Damanik; dan Lurah Jatirangga, Ahmad Apandi. Mereka akan diperiksa hari ini di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, KPK membuka opsi untuk mendalami keterlibatan pihak DPRD Kota Bekasi atas kasus yang menyeret Rahmat Effendi. Rahmat Effendi diketahui terjaring OTT KPK terkait kasus dugaan suap jual-beli jabatan dan pengadaan barang dan jasa.

"Yang berikutnya tadi ada juga bagaimana keterlibatan dengan DPRD, tentu ini akan kita dalami," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (6/1).

Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi bersama sejumlah orang lainnya ditangkap KPK. Dari operasi tangkap tangan kasus dugaan korupsi ini, KPK juga mengamankan uang total Rp 5,7 miliar.

"Perlu diketahui, jumlah uang bukti kurang-lebih Rp 5,7 miliar dan sudah kita sita Rp 3 miliar berupa uang tunai dan Rp 2 miliar dalam buku tabungan," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/1).

Simak juga Video: KPK Benarkan Walkot Bekasi Rahmat Effendi Zoom Meeting di Rutan

[Gambas:Video 20detik]