Rayakan HUT PDIP, Basarah Lakukan Gerakan Tanam 150.000 Pohon

Muhamad Yoga Prastyo - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 21:30 WIB
Ahmad Basarah
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Ahmad Basarah, melakukan gerakan tanam pohon di Jakarta, Minggu (23/1). Kegiatan ini digelar dalam rangka merayakan HUT PDI Perjuangan dan Ketua Umum Partai, Megawati Soekarnoputri.

"Pohon-pohon ini kami dedikasikan kepada bangsa Indonesia dalam rangka HUT ke-49 partai sekaligus hadiah ulang tahun ke-75 Ibu Megawati Soekarnoputri. Gerakan menanam pohon ini dilaksanakan secara serentak pada Minggu 23 Januari 2022 ini. Fungsionaris partai termasuk yang saat ini menjabat sebagai menteri di pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin bersama kader lainnya ikut serta secara langsung dalam kegiatan ini," terang Ahmad Basarah dalam keterangannya, Senin (24/1/2022).

Ia menambahkan, gerakan menanam pohon dipilih oleh PDI Perjuangan sebagai bentuk kepedulian partai terhadap lingkungan yang sejalan dengan filosofi perjuangan Megawati Soekarnoputri, yakni kemanusiaan, kebangsaan dan merawat lingkungan.

Sebagai informasi, gerakan penanaman pohon ini telah dilakukan PDI Perjuangan dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Untuk tahun ini, gerakan menanam pohon dilakukan di tiga provinsi, yakni di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.

"Rangkaian agenda HUT partai dan perayaan hari lahir Ibu Ketua Umum memang dipusatkan di Bali. Namun, nantinya akan ada juga agenda di kantor partai dan dari daerah-daerah. Semua rangkaian kegiatan bisa disaksikan melalui akun resmi media sosial PDI Perjuangan," tutup Ahmad Basarah.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta semua kader partai di tiga provinsi tersebut untuk turut menanam pohon. Secara spesifik ia menyebut tanaman mangrove, bougenville, pucuk merah, trembesi, mahoni, dan singkong untuk ditanam. Selain pohon-pohon tersebut, Hasto juga meminta untuk menanam tanaman produktif lainnya seperti mangga, nangka, jambu, dan alpukat.

Program tersebut nantinya akan menanam hampir 150.000 bibit pohon yang 100.000 di antaranya ditanam di Pangandaran, Jawa Barat.

"Dengan tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan COVID-19, mari kita hijaukan Jakarta dengan pohon-pohon yang kita tanam ini. Karya kita ini akan dicatat sejarah dan bermanfaat buat generasi setelah kita," kata Hasto.

Ahmad Basarah kembali menambahkan alasan mengapa pada akhirnya kegiatan penanaman pohon ini dipilih. Ia melihat sosok Bung Karno dan Megawati sebagai figur yang mencintai pohon. Sementara di Jakarta, pepohonan semakin jarang dan menjadi gersang akibat pembangunan yang masif.

Pada sela acara, ia juga menyinggung kisah penanaman pohon yang dilakukan Bung Karno selama masa pengasingannya di Berastagi. Ia bercerita bagaimana Bung Karno yang diasingkan selama 12 hari dapat memberi kenang-kenangan berupa pohon cemara kipas.

Pohon yang batangnya mirip pohon beringin dan daun yang menyerupai daun cemara tersebut oleh warga sekitar diberi nama 'Pohon Soekarno'. Pohon tersebut kemudian menjadi kebanggaan bagi warga Berastagi karena pohon tersebut merupakan pohon yang ditanam sendiri oleh Presiden Soekarno.

Lihat juga video 'Cerita Megawati Pernah Ancam Pecat Kader Interupsi saat Sidang Era SBY':

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)