Polisi Olah TKP Ledakan Keras Rusak Rumah-Lukai 3 Warga di Sibolga

Datuk Haris Molana - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 18:34 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi ledakan rusak rumah di Sibolga
Polisi melakukan olah TKP di lokasi ledakan rusak rumah di Sibolga. (Dok. Istimewa)
Sibolga -

Petugas Jihandak dari Brimob Polda Sumut dan Puslabfor tengah melakukan olah TKP terkait ledakan yang terjadi di Sibolga, Sumut. Sejauh ini, ada empat orang yang dilaporkan jadi korban ledakan tersebut.

"Sampai dengan saat ini, Jihandak dari Brimob Poldasu, kemudian Puslabfor sedang melakukan olah TKP. Kemudian dari kejadian itu, ada empat orang yang menjadi korban. Di mana empat orang itu adalah karyawan yang bekerja sehari-hari di tempat Tangkahan Berinigin," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi kepada wartawan, Senin (24/1/2022).

Hadi mengatakan dari empat orang tersebut satu mengalami luka berat, satu luka sedang dan duanya lagi luka ringan. Untuk yang luka ringan, keduanya telah pulang dan menjalani rawat jalan.

Hadi menuturkan pihaknya masih mendalami dari saksi-saksi yang ada di sana terkait kronologi lengkap dari peristiwa tersebut.

Sebelumnya, ledakan keras hingga merusak rumah dan tiga orang warga luka-luka terjadi Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Sibolga. Polisi mengatakan ledakan itu diduga berasal dari bom ikan.

"Diduga itu terkait dengan bom ikan, tapi masih kita dalami dulu," kata Kapolda Sumut Irjen Panca Putra kepada wartawan, Senin (24/1).

Panca menegaskan peristiwa itu tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme. Dia menyebut ledakan itu kuat dugaan dari bom ikan.

"Nggak. Diduga kuat itu berasal dari bom ikan, nanti tim labfor akan turun," tambah Panca.

Selain itu, Panca menyebut akibat kejadian tersebut tiga orang dilaporkan luka-luka. Mereka telah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan

"Luka tiga, sekarang sudah di bawa ke RS," sebut Panca.

Detik-detik Ledakan Keras Rusak Rumah-Lukai 3 Warga di Sibolga

Salah seorang warga, Aswandi Gunawan, mengatakan ledakan terdengar sangat kencang. Saat itu, dia tengah berada di dapur rumahnya sekitar pukul 09.10 WIB.

"Saya kebetulan lagi di dapur, beres-beres. Tau-tau ada ledakan, besar sekali," kata Aswandi kepada wartawan, Senin (24/1/2022).

Ia langsung bergegas meninggalkan dapur menyelamatkan anaknya. Ia bergegas keluar dari rumahnya.

"Saya langsung selamatkan anak keluar (rumah)," jelas dia.

Akibat ledakan tersebut, bagian dapur rumahnya rusak. Namun anggota keluarganya tidak ada yang terluka.

Warga lainnya, Buyung, mengatakan ledakan hanya terdengar satu kali. "Hanya satu kali ledakannya," ujar Buyung.

Imbas ledakan tersebut tiga orang dilaporkan terluka. Sementara tiga rumah juga porak poranda.

(dhm/mud)