ADVERTISEMENT

Kasus Omicron di Indonesia Capai 1.600-an, Ini Kata Menkes

Tim detikcom - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 14:57 WIB
Kasus Omicron di Indonesia Capai 1.626, Ini Kata Menkes
Kasus Omicron di Indonesia Capai 1.626, Ini Kata Menkes (Foto: Edi Wahyono/detikcom)

Kasus Omicron di Indonesia Meningkat, Ini Penanganan dari Pemerintah

Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam antisipasi penyebaran Omicron di Indonesia. Salah satunya, untuk mendorong peningkatan disiplin protokol kesehatan, pemerintah akan mempublikasikan tingkat kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi.

Selain itu, dari sisi surveilans, Menkes menekankan bahwa karena kasus konfirmasi Omicron semakin banyak maka tidak semua kasus akan dilakukan genome sequencing. Genome sequencing akan lebih diarahkan untuk menganalisa pola penyebaran kasus Omicron.

"Kita akan menggunakan PCR yang jauh lebih cepat, PCR dengan SGTF (S-Gene Target Failure) yang bisa mendeteksi Omicron sudah kita distribusikan dan akan segera kita tambah untuk didistribusikan ke daerah-daerah," imbuhnya.

Menkes menambahkan, pihaknya juga telah menyediakan layanan telemedicine yang diperuntukkan bagi pasien COVID-19 yang sedang menjalankan isolasi mandiri atau isoman. Selain itu, Menkes menyampaikan bahwa pihaknya telah mengalokasikan sebanyak 80 ribu tempat tidur di RS untuk penanganan pasien COVID-19 varian Omicron.

"Kita sudah siap sekarang 80 ribu bed, sudah terisi sekarang sekitar 5 ribu (tempat tidur), jadi masih ada room dan itu masih bisa dinaikkan kembali menjadi 150 ribu (tempat tidur). Oksigen, obat-obatan, dan tenaga kesehatan juga kami sudah siapkan. Mudah-mudahan ini tidak dibutuhkan karena memang kami berharap yang masuk ke rumah sakit akan jauh lebih rendah," sambungnya.


(izt/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT