Diserang Ratusan Warga, Kapolres Poso Tancap Gas
Selasa, 09 Mei 2006 13:52 WIB
Poso - Nasib apes dialami Kapolres Poso AKBP Rudi Sufahriyadi. Saat berusaha mendatangi Kelurahan Lawanga, Kecamatan Poso Kota, lokasi 4 anggota Densus 88 diserang warga, Kapolres mendapat serangan warga. Akhirnya Rudi Sufahriyadi dan rombongan buru-buru memutar arah dan tancap gas menghindari amukan massa.Peristiwa ini terjadi Selasa (9/5/2006) sekitar pukul 10.15 Wita. Kapolres Poso bersama dengan sejumlah kapolres lain di wilayah Sulawesi Tengah hendak mengunjungi lokasi rumah Taufik Bulaga, tersangka kasus pembunuhan, di Lawanga, Poso, Sulawesi Tengah. Di rumah Taufik inilah, Senin dinihari kemarin 4 anggota Desnus 88 diserang warga saat hendak menangkap Taufik.Namun sesampainya rombongan Kapolres Poso di Lawanga, situasi masih panas. Ratusan warga menjaga pintu masuk dan keluar Kelurahan Lawanga. Situasi tampak tegang.Insiden terjadi saat Kapolres Poso hendak menuju rumah keluarga Taufik Bulaga. Baru turun dari mobil, ratusan warga marah dan berusaha menyerang dengan kalap. Mendapat serangan tiba-tiba, Kapolres dan rombongan segera memutar mobil dan melaju dengan kencang.Namun usaha melarikan diri ini tidak semuanya berhasil dengan mulus. Dari 4 mobil rombongan kapolres, satu mobil pengawal sempat tersendat-sendat sehingga menjadi sasaran timpukan warga. Kaca-kaca mobil hancur, namun kendaraan terus melaju dengan kencang.Ratusan warga ini pada Selasa pagi berencana menggelar aksi ke markas Densus 88 di Hotel Wisata Poso. Namun atas saran sejumlah ulama, aksi ini tidak dilanjutkan. Sebagai gantinya, besok massa berencana mendemo kantor Kapolres Poso.Kelurahan Lawangan dinilai sebagai basis Mujahidin. Pada Senin dinihari kemarin 4 anggota Densus 88 mendatangi rumah Taufik Bulaga untuk menangkapnya. Saat hendak ditangkap, Taufik berteriak-teriak dan ratusan orang dalam waktu singkat keluar rumah. Melihat banyaknya jumlah massa, nyali 4 anggota Densus ciut dan memilih melarikan diri.
(jon/)











































