Suriname Diterjang Banjir, 3 Tewas

Suriname Diterjang Banjir, 3 Tewas

- detikNews
Selasa, 09 Mei 2006 13:39 WIB
Den Haag - Suriname diterjang bencana banjir, 3 tewas. Keturunan Jawa banyak tinggal di bekas koloni Belanda di benua Amerika itu. Gullit dkk siap galang dana. Stasiun televisi publik NOS Belanda menyiarkan Selasa (9/5/2006). Banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur negeri itu. Presiden Ronald Venetiaan menetapkan banjir tersebut sebagai bencana nasional."Fasilitas airminum, listrik, puskesmas, telekomunikasi dan pendidikan rusak berat, bahkan lumpuh total," tutur Venetiaan.Otoritas setempat mencemaskan titik tertinggi curah hujan belum terlampaui, sehingga banjir diperkirakan akan terus meluas. Kawasan yang mula disapu banjir adalah Suriname bagian selatan, lalu meluas ke timur. Menurut prediksi amukan air akan meluas menenggelamkan bagian barat daya dan kemungkinan menuju ke utara pula. "Desa-desa sepanjang Boven-Surinamerivier (Sungai Suriname Atas) saat ini paling berat terkena banjir," ujar Overste (Letkol) J. Slijngaard dari Komite Nasional Penanggulangan Bencana. Warga diserukan untuk mengungsi ke tempat-tempat lebih tinggi.Pemerintah Belanda, melalui Menteri Kerjasama Pembangunan Agnes van Ardenne telah menawarkan bantuan ke bekas koloninya itu dan menyampaikan belasungkawa. Sementara Deplu Belanda langsung menggelar rapat konsultasi dengan PBB, Palang Merah Internasional dan organisasi-organisasi penolong untuk membahas bantuan untuk Suriname. Cordaid antara lain menyiapkan dana 75.000 untuk pangan, obat-obatan dan tenda.Sementara itu Ruud Gullit dkk akan menggelar aksi penggalangan dana Minggu mendatang di Olympisch Stadion, Amsterdam. Aksi itu akan dirangkai dengan acara tahunan Suriprofs, yakni main bola persahabatan antarpesepakbola profesional keturunan Suriname. Gullit, Rijkaard, Aaron Winter, Davids, Seedorf, Kluivert dan nama-nama besar lainnya setiap tahun berkumpul. Biasanya dikaitkan dengan penggalangan dana kemanusiaan, yang temanya disesuaikan tiap tahun.Di Suriname cukup banyak penduduk keturunan Jawa, yang beranak-pinak dari 'buruh kontrak' zaman kolonialisme Belanda. Jumlah mereka, menurut sensus 2004, kini mencapai 14,6 persen dari total 487.024 jiwa. Umumnya mereka terpusat di distrik Commewijne, Lelydorp, Paramaribo dan Wanica. (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads