Poster Haikal Hassan Dibantah Yonif Para Raider 502/UY Usai Bikin Geger

Tim detikcom - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 06:28 WIB
Jakarta - TNI Angkatan Darat (AD) menegaskan poster yang memuat informasi Haikal Hassan mengisi acara di Yonif Para Raider 502/Ujwala Yudha (UY), Malang adalah berita bohong atau hoax. TNI AD mengatakan Yonif Para Raider 502/Ujwala Yudha (UY) tak memberi izin Haikal Hassan mengadakan pengajian dengan mengundang warga.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispen AD) Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan, tak diberikannya izin ini dikarenakan situasi pandemi COVID-19.

"Akan tetapi kegiatan tersebut tidak mendapatkan perizinan dari Satuan terkait, mengingat kondisi pandemi COVID yang masih terus berlangsung saat ini," kata Tatang Subarna dalam keterangan tertulis di situs TNI AD, Minggu (23/1/2022).

Poster yang tersebar di media sosial soal acara pengajian Haikal Hassan di markas Yonif Para Raider 502/Ujwala Yudha (UY) disebut dibuat oleh tim IT dari Haikal Hassan. Tim IT tersebut, lanjut Tatang, telanjur mengunggah di akun Instagram.

Tatang menyampaikan pihak Yonif Para Raider 502 sudah meminta agar poster digital itu dihapus untuk menghindari kesalahpahaman di masyarakat. Terkait hal ini, Tatang juga menyatakan Yonif Para Raider 502/UY akan meminta pihak Haikal Hassan meminta maaf lewat keterangan pers.

Terkait isi dari permintaan maaf yang diharapkan Yonif Para Raider 502 yaitu, agar pihak Haikal Hassan menjelaskan informasi dalam poster tak benar. Serta dilakukan tanpa izin Yonif Para Raider 502.

Berebdar video penolakan dan pengusiran Haikal Hassan, simak halaman selanjutnya

Beredar Video Penolakan

Sebelumnya, video penolakan dan pengusiran Haikal Hassan eks Jubir PA 212, viral di medsos dan grup WhatsApp. Dalam video viral itu dinyatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Malang, Jatim.

Dari pantauan detikJatim, dalam 3 video viral berdurasi 1 menit 19 detik, 1 menit, dan 1 menit 26 detik, tampak massa menolak kehadiran Haikal yang akan mengisi ceramah. Video viral tersebut viral di Twitter dan sudah dilihat ratusan ribu orang.

Massa mendatanginya dan mengusir Haikal Hassan sambil meneriakkan "NKRI Harga Mati dan Pancasila".

Mendapat pengusiran itu, Haikal tampak hanya tersenyum dan langsung naik mobil yang sudah menunggunya. Sejumlah aparat kepolisian-TNI juga tampak mengawal kepergian Haikal.

Puluhan massa terus meneriakkan berkali-kali hingga mobil Haikal pergi dari lokasi tersebut. "NKRI Harga Mati dan Pancasila,"

Penjelasan Haikal Hassan

Haikal Hassan buka suara terkait video viral dirinya ditolak dan diusir warga saat ceramah di Malang dan Batu, Jawa Timur. Ia memastikan agenda ceramahnya kondusif.

Rangkaian ceramah Haikal Hassan berlangsung dari 21 hingga 23 Januari. Secara umum kegiatan ceramahnya di dua daerah tersebut lancar.

Meski begitu, ia mengakui memang ada segelintir orang yang sempat menolaknya di salah satu kegiatan, hanya dibesar-besarkan di medsos

"Penolakan tidak ada. Hanya fitnah socmed paling-paling ada tiga, empat orang saja di waktu kajian ibu-ibu saja," kata Haikal saat dihubungi detikJatim.

Haikal mengaku saat ini dalam perjalanan pulang lantaran kegiatan ceramahnya selesai di Jatim.

"Ini sudah mau boarding," ujar Haikal. (dwia/dwia)