Kalla Dituding Dalang PKB Pecah, SBY Diminta Menegur
Selasa, 09 Mei 2006 12:44 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla membuka munas alim ulama DPP PKB kubu Choirul Anam. FKB DPR kubu Muhaimin Iskandar sewot. Presiden SBY pun diminta turun tangan menegur Kalla."Saya minta kepada SBY agar menegur Wapres karena dia nyata-nyata telah mencederai supremasi hukum," kata Wakil Ketua FKB DPR Imam Nachrowi dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2006).Imam menilai kehadiran Kalla merupakan bentuk pelanggaran hukum, sebab putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menolak eksepsi Choirul Anam memiliki kekuatan hukum tetap."PKB akan menggalang dengan fraksi lain untuk membicarakan pelanggaran hukum Jusuf Kalla, karena telah melanggar putusan MA dan PN Jaksel. Harus kita impeach. Saya minta partai lain berhati-hati dengan orang yang satu ini," urai Imam."Kedatangan Kalla di munas alim ulama sudah nyata menunjukkan siapa dalang di balik perpecahan PKB ini," lanjutnya.Hal yang sama disampaikan Sekretaris FKB Helmy Faisal Zaini. "Semalam kita sudah kontak SBY. Yang kontak Muhaimin dan Mbak Yenny. SBY bilang dari dulu kita loyal kepada PKB hasil muktamar Semarang pimpinan Gus Dur-Muhaimin, terlebih lagi ada putusan sela dari PN Jaksel," urai Helmy.Menurut dia, tindakan Kalla di luar koridor SBY-JK. "Kita minta Pak SBY mengingatkan Kalla agar eksekutif tidak ikut campur dalam konflik partai," kata Helmy."Kalau Kalla datang sebagai kapasitas ketua partai, ini tentu intervensi dari kemandirian partai. Tetapi jika kedatangan sebagai wapres ini bentuk abuse of power.
(aan/)











































