Menelusuri Penyebab Matinya Ribuan Ikan di Waduk Rungkut Surabaya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 23 Jan 2022 13:55 WIB
dinas lingkungan hidup surabaya pantau ratusan ikan amti di waduk rungkut
Ribuan ikan mati di waduk Rungkut Surabaya (Istimewa/Dok. Dinas LH Surabaya)
Surabaya -

Bau tak sedap tercium di kawasan Waduk Rungkut Industri Surabaya, Jumat (21/1/2022). Setelah ditelisik, bau itu berasal dari ribuan bangkai ikan yang mengambang.

"Dari kemarin Jumat itu ikannya banyak yang mati, habis Jumatan kecium bau busuk sampai pagi tadi," kata salah satu petugas waduk, Setya, kepada detikJatim, Sabtu (22/1).

Matinya ikan-ikan di waduk ini bukan yang pertama kali. Pada 2019, juga ditemukan ikan mati massal.

"Sebelumnya pernah, di tempat yang sama ini karena limbah. Sekarang nggak tahu kenapa, karena limbah atau memang karena ikannya kehilangan oksigen di air," imbuhnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengaku sudah membersihkan ribuan bangkai ikan tersebut. Ikan-ikan tersebut sudah mati beberapa hari.

"Kejadian ikan mabuk diperkirakan sudah 3 hari kemarin. Saat setelah hujan deras. Ikan mati atau mengambang baru 2 hari ini," ungkap dia.

Agus menuturkan sudah mengambil sampel air di waduk dengan menggunakan alat uji portabel. Dalam uji coba ini, diketahui dissolved oxygen (DO) masih dalam batas normal.

Namun untuk memastikannya lagi, sampel air waduk akan dicek lagi ke laboratorium. Itu dilakukan untuk menguji biological oxygen demand (BOD).

"Dilakukan pengangkutan dan pembersihan ikan yang mati oleh PT SIER. Menurut keterangan dari pihak PT SIER waduk digunakan untuk menampung air hujan. Kejadian diperkirakan adanya limbah yang terlepas dari industri. Namun masih perlu dipastikan dengan hasil uji lab," terang Agus.

Agus menambahkan pihaknya akan melakukan pengawasan serta berkoordinasi dengan DLH Jatim. Sebab di kawasan waduk tersebut merupakan kewenangan Pemprov Jatim.

"Kewenangannya ada di provinsi, maka DLH Kota akan berkoordinasi dengan DLH Provinsi terkait hal ini. Sore tadi dilakukan pembersihan," tandas Agus.

Artikel ini telah tayang di detikJatim. Untuk informasi dan berita seputar Surabaya, Malang, dan daerah-daerah di Jatim, klik di sini www.detik.com/jatim

(mud/mud)