Kronologi Terungkapnya Santri Diduga Diperkosa Kepala Baitul Mal di Aceh

Agus Setyadi - detikNews
Minggu, 23 Jan 2022 13:19 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Aceh Tenggara -

Seorang santri di Aceh Tenggara diduga diperkosa Kepala Baitul Mal yang juga pimpinan pesantren berinisial SA. Kasus itu terungkap setelah korban kabur dari pesantren.

"Korban lari dari pondok pesantren pada hari Kamis dan melaporkan kejadian tersebut ibunya," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara AKP Suparwanto saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (23/1/2022).

Kasus itu dilaporkan ke polisi, Jumat (21/1). Setelah dilakukan penyelidikan, SA ditangkap pada Sabtu (22/1) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.

Menurut Suparwanto, pemerkosaan itu diduga dilakukan SA sejak Agustus 2021 hingga 19 Januari 2022. Korban disebut tidak berani melapor karena diancam pelaku.

"Korban diancam jangan melapor kepada siapa-siapa," ujar Suparwanto.

SA kini ditahan di Polres Aceh Tenggara untuk menjalani pemeriksaan. Suparwanto menjelaskan, Kepala Baitul Mal Aceh Tenggara itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Untuk korbannya satu orang anak berusia 16 tahun," jelasnya.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan SA diduga memperkosa korban di kamarnya di pondok pesantren sebanyak empat kali. Pelaku juga disebut memperkosa korban di sebuah vila di Aceh Tenggara.

"Modus pelaku adalah menyuruh korban memijit pelaku yang juga seorang duda," kata Winardy.

"Korban diketahui tidak berani melapor karena takut, apalagi pelaku merupakan pimpinan pondok pesantren," lanjutnya.

Simak juga '3 Pria di Magelang Sekap dan Perkosa Santriwati':

[Gambas:Video 20detik]



(agse/mud)