Cerita di Balik Video Mempelai Wanita Naik Perahu Terjang Banjir

Tim detikJatim - detikNews
Sabtu, 22 Jan 2022 22:23 WIB
Video mempelai wanita mengarungi banjir beredar di media sosial. Pengantin itu naik perahu menuju tempat akad nikah, yakni KUA Kecamatan Turi.
Foto: Tangkapan Layar
Lamongan -

Beredar video di media sosial, mempelai wanita bergaun putih naik perahu menerjang banjir. Peristiwa itu terjadi di Desa Kepudibener, Kecamatan Turi, Lamongan, Jawa Timur. Seperti apa ceritanya?

Ada 2 video yang beredar. Satu video saat mempelai naik perahu, video kedua saat dia berada di atas perahu mengarungi banjir.

"Itu video tadi pagi di desa saya," kata warga desa Kepudibener, Thohari, kepada detikJatim, Sabtu (22/1/2022).

Thohari menyebut, mempelai itu bernama Fitri. Dia mengarungi banjir menuju KUA untuk melangsungkan akad nikah. Sementara pasangannya adalah Alex. Keduanya warga satu desa beda dusun.

"Karena jalan desa banjir, sehingga untuk mencapai KUA di kecamatan, kami naik perahu dulu sekitar 4 km untuk kemudian beralih menggunakan mobil dan menembus banjir lagi," jelasnya.

Desa Kepudibener banjir akibat luapan Bengawan Njero. Menurut Thohari, banjir kali ini lebih parah dibanding sebelumnya.

"Tambah tinggi yang sekarang daripada yang pertama dulu. Banjir kali ini sampai membuat sebagian jalan kampung. Banyak yang tergenang," tambahnya.

Berdasarkan data BPBD Lamongan, banjir masih melanda 26 desa di 5 kecamatan di Lamongan. Yaitu Kecamatan Turi, Kalitengah, Deket, Glagah, dan Karangbinangun.

BPBD menerjunkan 2 mobil pikap untuk mengangkut warga dan motor dari Pasar Kiringan menuju ke desa terdekat yang tidak kebanjiran. Selain itu, pemkab setempat secara bergiliran menyediakan kendaraan untuk warga. Untuk mengurangi debit air, 4 pompa di Kuro, Kecamatan Glagah telah diaktifkan.


Artikel ini telah tayang di detikJatim. Untuk informasi dan berita seputar Surabaya, Malang, dan daerah-daerah di Jawa Timur, klik di sini.

(iwd/trw)