Motor Tertinggal di TKP, Pencuri Ini Lapor Polisi-Langsung Diciduk!

Andy Kurniawan - detikNews
Sabtu, 22 Jan 2022 18:39 WIB
Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito menanyai pelaku, Selasa (18/1/2022).
Foto: dok Polres Karanganyar
Karanganyar -

Pria berinisial S (35) diciduk polisi setelah melapor kehilangan motor. Dari hasil penyidikan kepolisian, ternyata pria itu tersangka pencurian.

Berdasarkan informasi dari kepolisian, pelaku beraksi di Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Senin (27/12) dini hari. Aksinya tepergok korban, tapi dia pontang-panting melarikan diri. Motor ditinggal di lokasi begitu saja.

"Di pinggir lapangan sebelah selatan di belakang warung, didapati satu unit motor Honda Beat nopol H-2479-EU yang diduga milik tersangka yang ditinggalkan. Serta didapati 2 buah tabung gas 3 kg, 2 buah mantel, 1 buah mesin gerinda, dan sandal jepit," kata Kasi Humas Polres Karanganyar AKP Agung Purwoko saat dihubungi detikJateng, Sabtu (22/1/2022).

Polisi menggunakan barang-barang tersebut untuk melacak keberadaan pelaku. Mereka akhirnya menemukan kontrakan pelaku di Desa Triyagan, Mojolaban, Sukoharjo.

"Saat didatangi petugas, istri pelaku mengatakan pelaku sedang berada di Polsek Mojolaban untuk melaporkan kehilangan sepeda motornya. Dugaan petugas, laporan itu hanya untuk pengalihan karena sebenarnya motor tersebut tertinggal di dekat TKP pencurian," ungkap Agung.

Agung melanjutkan, petugas berkoordinasi dengan Polsek Mojolaban dan mendapati pelaku sedang dimintai klarifikasi terkait laporan kehilangannya. Petugas kemudian memperlihatkan barang bukti yang tertinggal di TKP pencurian kepada pelaku.

"Pelaku mengakui bahwa barang-barang tersebut benar miliknya, dan benar barang tersebut adalah hasil kejahatan yang dilakukannya. Pelaku kemudian diamankan," kata Agung.

Pelaku kini mendekam di tahanan Polres Karanganyar. Dia dikenai Pasal 363 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di detikJateng. Untuk informasi dan berita seputar Solo, Semarang, dan daerah-daerah di Jawa Tengah, klik di sini.

Saksikan juga: Dedikasi Guru Tunarungu, Mengajar 'Sunyi' Selama 15 Tahun

[Gambas:Video 20detik]





(mbr/trw)