Hitung-hitungan Peluang Kepala Daerah Berlatar Arsitek Pimpin Nusantara

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 22 Jan 2022 06:49 WIB
Nama ibu kota baru kini telah disepakati oleh pemerintah dengan nama Nusantara. Bagaimana fakta terbarunya?
Desain Ibu Kota Baru (Foto: dok. Screenshot)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan pemimpin ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur adalah orang yang berpengalaman sebagai kepala daerah dan berlatar belakang arsitek. Ada 4 calon yang mencuat disinyalir memimpin IKN. Bagaimana peluang keempatnya?

Keempatnya yakni Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Tri Rismaharini (eks Walkot Surabaya), Nova Iriansyah (Gubernur Aceh), dan Danny Pamonto (Walkot Makassar).

"Dari 4 calon yang dekat dengan Presiden Jokowi selama ini minimal dipersepsikan publik dekat itu Ridwan Kamil dan Tri Rismaharini," ujar Pendiri lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio (Hensat), kepada detikcom, Jumat (21/1/2022).

Jika keduanya dibandingkan, maka Hensat lebih menjagokan Ridwan Kamil. Hensat meragukan Risma ditunjuk Jokowi karena segudang kontroversi yang dibuat eks Wali Kota Surabaya itu ketika menjabat sebagai Menteri Sosial.

"Nampaknya Ridwan Kamil lebih saya favoritkan untuk terpilih karena beberapa hasil pembangunannya sudah sering kita lihat," jelas Hensat.

Ridwan Kamil wanti-wanti warga tak pesta Tahun BaruRidwan Kamil (Foto: Whisnu Pradana/detikcom)

"Kenapa (Jokowi inginkan) arsitek? karena (IKN) mercusuarnya-nya Pak Jokowi ya, jadi dia tidak ingin mercusuarnya dibangun sembarangan," lanjutnya.

Kepala daerah yang berlatar belakang arsitek dinilai paham betul tata letak yang paling pas dalam sebuah pemerintahan. "Tapi yang paling penting orangnya dipilih Pak Jokowi adalah orang yang benar-benar mengerti Pak Jokowi, orang yang benar-benar paham maunya Pak Jokowi," kata Hensat.

"Ridwan Kamil punya kans besar tapi ya jangan kegeeran dulu," tutupnya.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, beda pendapat dengan Hensat. Menurutnya, Risma bakal dipilih Jokowi pimpin ibu kota baru.

"Yang jelas siapapun yang dipilih nantinya, pasti dianggap punya kompetensi dan tentunya punya kedekatan dengan presiden," ujar Adi.

Sebanyak 32.568 PNS akan mengembalikan uang bansos kepada pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Mensos Tri Rismaharini di Gedung Kemensos RI, Jakarta.Tri Rismaharini (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)

Adi menambahkan peluang Ridwan Kamil, Nova Iriansyah dan Danny Pamonto akan sangat kecil. Pasalnya ketiganya masih menjabat sebagai kepala daerah yang mana janji-janji kampanyenya harus dipenuhi.

"(RK, Nova, Danny) Sangat mustahil karena tak mungkin mereka berhenti di tengah jalan sebagai kepala daerah yang dipilih langsung rakyat. Itu sama halnya mengkhianati amanat rakyat," tutur Adi.

Dari keempat calon, nama Risma, terang Adi, yang paling aman. Posisi Risma sebagai Menteri Sosial bisa digeser sebagai Ketua Otorita IKN.

"Sementara 3 kepala daerah lain itu masih aktif," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan keinginannya di depan pemimpin redaksi media massa nasional. Dia ingin IKN bernama Nusantara di Kalimantan Timur kelak dipimpin sosok berlatar belakang kepala daerah dan arsitek.

"Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background arsitek," kata Presiden Jokowi saat bertemu dengan beberapa pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/1) kemarin.

Presiden Jokowi punya waktu dua bulan untuk menunjuk Kepala Otorita IKN Nusantara, nama resmi pemimpin Nusantara yang dimaksud. Ini sudah termaktub dalam UU IKN yang sudah disahkan DPR.

"Untuk di tahun pertama ini, kita tidak mengharuskan presiden untuk berkonsultasi pada DPR karena di dalam undang-undang itu ditetapkan harus dua bulan ini harus ada kepala otorita," kata Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU IKN Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/1) lalu.

Tonton Video: Menerka Arsitek Pemimpin Nusantara: RK, Risma, atau Bukan Keduanya?

[Gambas:Video 20detik]



(isa/knv)