Polisi Bongkar Sindikat Narkoba di Bogor, 10 Pengedar Sabu-Ganja Ditangkap

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 16:26 WIB
10 tersangka pengedar narkoba di Bogor ditangkap polisi (Foto: Rizky/detikcom)
Sepuluh tersangka pengedar narkoba di Bogor ditangkap polisi. (Rizky/detikcom)
Kabupaten Bogor -

Polisi membongkar sindikat narkoba jenis ganja dan sabu di Kabupaten Bogor. Sepuluh tersangka yang berperan sebagai pengedar narkoba ditangkap polisi di Bogor.

"Satres Narkoba Polres Bogor telah mengamankan 10 orang tersangka pelaku pengedar narkotika jenis sabu dan ganja," ujar Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, Jumat (21/1/2022).

Imam membeberkan para tersangka mengedarkan narkoba di Kabupaten Bogor dengan dua cara, yakni cash on delivery (COD) dan 'tempel'. Khusus sistem 'tempel', Imam menyebut para pemesan dimungkinkan tidak berinteraksi langsung dengan pengedar narkoba.

"Sistem COD itu mereka lakukan bertransaksi dengan komunikasi dan bertemu langsung antara pemesan dengan pengedar," tuturnya.

"Kalau dengan sistem tempel itu mereka menyimpan narkobanya di salah satu tempat. Kemudian menginformasikan kepada si pemesan bahwa narkobanya ditaruh di suatu tempat, kemudian akan diambil oleh si pemesan tersebut. Sehingga tidak terjadi interaksi langsung antara pemesan dengan pengedarnya," sambung Iman.

Dari 10 pelaku yang ditangkap polisi, satu di antaranya residivis di kasus yang sama. Seorang residivis itu kembali ditangkap saat sedang mengedarkan narkoba.

"Ada satu residivis narkotika. Kembali ditangkap melaksanakan peredaran narkoba. Sebelumnya ditahan di salah satu lapas di Bogor," kata Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Muhammad Ilham.

Ilham mengungkapkan pemesannya terdiri dari berbagai usia dan kalangan. Sedangkan untuk ganja dan sabunnya sendiri, kata Ilham, para pengedar mendapatkannya dari Aceh, Depok, dan Jakarta.

"(Ganja dari) Aceh dan Jakarta. Sabu dari Aceh dan Depok," terangnya.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari para tersangka berupa 365 gram sabu dan 37 gram ganja.

Atas perbuatannya itu, para tersangka dijerat dengan Pasal 111, 114, dan 112 Undang-Undang tentang Narkotika. Para tersangka terancam hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 15 tahun.

Lihat juga video 'Momen Petugas Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Tulungagung':

[Gambas:Video 20detik]



(drg/drg)