Sekretaris DPC Demokrat Balikpapan Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati PPU

Rifqi Mahdi Rizqullah - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 10:50 WIB
Film dokumenter KPK Endgame ditonton oleh pegawai tak lolow TWK.
Ilustrasi gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Sekretaris Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Balikpapan Syamsudin diperiksa KPK sebagai saksi terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud. Syamsudin diperiksa bersama lima orang lainnya sebagai saksi.

"Hari ini (Jumat, 21/1) pemeriksaan saksi dan perkara TPK (tindak pidana korupsi) pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tahun 2021-2022," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (21/1/2022).

Ali mengatakan Syamsudin diperiksa KPK di kantor Mako Brimob Polda Kaltim hari ini. Syamsudin juga diperiksa bersama ajudan Bupati PPU hingga pihak ASN.

Berikut daftar lengkap saksi yang diperiksa hari ini:

1. Justan (ASN)
2. Syamsudin Alias Aco (Sekretaris DPC Demokrat)
3. Agus Suyadi (Bendahara Korpri)
4. Surya Yudrian (Ajudan Bupati)
5. Herianto (Direktur Perumda Benuo Taka)
6. Hajrin Zainudin (pegawai PT Borneo Putra Mandiri)

Sebelumnya, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek pembangunan jalan bersama Plt Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis. KPK menyusuri ada-tidaknya aliran dana suap ke partai.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan sejatinya kepala daerah bukan tidak mungkin akan berafiliasi dengan partai politik. Abdul Gafur pun diketahui merupakan kader Partai Demokrat.

"Kita semua tahu bahwa kepala daerah itu semua terafiliasi dengan partai. Kebetulan AGM ini juga dari Partai Demokrat," kata Alex dalam jumpa pers di gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (14/1).

(drg/dhn)