6 Kebijakan PLN untuk Cegah Lonjakan Omicron

Zefanya Aprilia - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 19:33 WIB
PLN
Foto: PLN
Jakarta -

Untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron, PLN meluncurkan enam kebijakan strategis. Kebijakan PLN itu selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta kembali bekerja dari rumah atau work from home (WFH) akibat situasi pandemi COVID-19 di Indonesia.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, kebijakan tersebut diperlukan untuk memastikan pelayanan PLN tetap andal dan tidak menurun.

"Dalam situasi seperti sekarang ini, ketersediaan listrik di rumah-rumah merupakan kebutuhan vital. Kami akan terus pantau dan pastikan bahwa semua berjalan lancar dan pasokan listrik kepada warga tetap aman," kata Agung, Kamis (20/1/2022).

Pertama, PLN menerapkan kebijakan work from office (WFO) maksimal 25 persen dengan prosedur masuk kerja melalui skrining tes rutin dan hanya bagi pekerja yang sudah bervaksinasi lengkap.

Kedua, pembatasan bepergian ke luar negeri. Sejak Desember lalu, PLN juga menerapkan pembatasan perjalanan dinas dan penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan orang dalam jumlah besar.

Ketiga, sejak awal pandemi, PLN juga merancang skema pekerjaan melalui daring untuk mencegah penyebaran virus. PLN juga mulai menjalankan skema remote working. Sehingga pegawai bisa bekerja dari mana saja.

"Keempat, PLN juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan meningkatkan kebersihan lingkungan kerja masing-masing secara rutin, misalnya bagi petugas Control Room dan Dispatcher pengelola aliran listrik," kata Agung.

Kelima, khusus untuk unit-unit kerja yang bersifat kritikal tersebut disediakan angkutan antar jemput dari rumah tinggal ke tempat kerja. PLN juga menyiapkan ruang pemeriksaan kesehatan rutin beserta petugas medis dan peralatan pendukungnya.

Selama bertugas pada jam kerja, mereka akan mendapatkan makanan sehat dan vitamin tambahan dan dilarang untuk memasuki area kerja di luar Control Room dan Dispatcher.

"Kami juga menambah unit Control System sebagai cadangan Mirroring untuk memastikan bahwa pasokan listrik kepada masyarakat tidak terganggu," ujarnya.

Langkah yang sama juga diterapkan bagi petugas Contact Center PLN 123 supaya tetap dapat melayani masyarakat selama 24 jam 7 hari.

Keenam, hadirnya aplikasi PLN Mobile juga semakin memudahkan pelanggan untuk mendapatkan layanan PLN. Mulai dari pasang baru, tambah daya, catat meter mandiri, bayar tagihan listrik, pembelian token listrik dan sebagainya bisa dilakukan melalui smartphone.

Lihat juga video 'Update Corona RI 20 Januari 2022: Tambah 2.116 Kasus, Sembuh 577 Orang':

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)