DPRD Bengkulu Habiskan Rp 28,9 M buat Kunker, Ini Kata Sekwan

Hery Supandi - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 14:43 WIB
Sekwan Bengkulu pastikan tidak ada kerugian dari pengeluaran kunker
Sekwan Bengkulu pastikan tidak ada kerugian dari pengeluaran kunker. (Hery Supandi/detikcom)
Bengkulu -

Sekretaris Dewan Provinsi Bengkulu Nandar Munandi mengungkapkan tidak ada kerugian negara yang ditimbulkan dari kunjungan kerja DPRD Bengkulu selama 2020. Meski begitu, pihaknya akan mengkaji ulang uang pengganti fasilitas hotel 30 persen.

Nandar mengatakan perjalanan dinas yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Bengkulu pada 2020 telah memenuhi standar pengajuan perjalanan dinas dan telah ada Pergub yang mengatur 30 persen pergantian bila tidak menggunakan fasilitas hotel saat melakukan perjalanan dinas.

"BPK memberikan rekomendasi soal kepatutan atas pergantian 30 persen bila tidak menggunakan fasilitas, dan itu akan kami sosialisasikan ke anggota DPRD, sehingga ke depan ada perubahan," kata Nandar saat memberikan keterangan, Kamis (20/1/2022).

Nandar menjelaskan setiap anggota DPRD yang akan melakukan perjalanan dinas telah melalui prosedur yang telah diatur dan, bila disetujui unsur pimpinan Dewan, barulah sekretariat menindaklanjuti keperluan yang akan digunakan saat perjalanan dinas sesuai dengan pergub yang telah ditetapkan. Sedangkan dokumen pertanggungjawaban perjalanan dinas baru akan diselesaikan setelah perjalanan dinas berlangsung.

"jadi bukan berdasarkan pengajuan dewan saja, nah soal perjalanan dinas pada saat pandemi lalu tidak ada permasalahan, karena BPK cuma merekom soal kepatutan pemakaian 30 persen," ungkap Nandar.

Nandar juga mengungkapkan, pada saat pandemi COVID-19 tahun 2020, tidak mengetahui persis soal perjalanan ketika itu karena belum menjabat sekretaris Dewan.

Diketahui sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bengkulu justru menemukan temuan dan audit keuangan dengan merilis LHP tahun 2020 di mana Unsur Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu justru melakukan 1.241 perjalanan dinas keluar kota dengan menghabiskan anggaran APBD hingga Rp 28.985.483.473 pada 2020.

(mud/mud)