Kalla: Stop Bicara Proses Hukum Soeharto
Selasa, 09 Mei 2006 00:17 WIB
Jakarta - Proses hukum terhadap mantan Presiden Soeharto semakin terkatung-katung. Namun banyak kalangan meminta proses hukum tidak dilanjutkan."Buat apa kita bicara soal proses hukum terhadap bekas Presiden. Pemerintah memahami situasi dia," ujar Wapres Jusuf Kalla usai menjenguk Soeharto di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jalan Mahakam, Jakarta Selatan, Senin (8/5/2006). Kalla menilai, masyarakat seharusnya berbesar hati kepada mantan pemimpinnya. "Saya kira tidak perlu berbicara aspek terlalu luas. Kita hormati dia," tambahnya.Ditambahkan Kalla, pemerintah akan membantu apa saja permintaan Soeharto. "Kalau memang perlu berobat dimana saja, di luar negeri, pemerintah akan bantu," tandasnya. Selama 10 menit, Kalla menjenguk Soeharto di lantai 5 RSPP. Kalla saat itu ditemani Menteri Negara Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar, dan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie. Soeharto masuk ke RSPP sejak Kamis 4 Mei sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu Soeharto mengalami pendarahan di usus dan hemoglobin drop. Saat ini tim dokter sudah berhasil melakukan operasi usus. Kondisi Soeharto dikabarkan makin membaik.
(wiq/)











































