Bupati Mojokerto Ingin Anak-anak Terhindar dari Varian Omicron

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 22:32 WIB
Pemkab Mojokerto vaksinasi anak-anak.
Foto: dok. Enggran Eko Budianto/detikcom
Kabupaten Mojokerto -

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memantau langsung vaksinasi COVID-19 terhadap anak-anak di Mapolres Mojokerto. Melalui gerakan vaksinasi serentak ini, Ikfina ingin anak-anak di Bumi Majapahit terhindar dari varian Omicron yang penularannya terus meningkat.

Vaksinasi serentak diawali dengan zoom meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Aula Mapolres Mojokerto pagi tadi. Selain Bupati Ikfina Fahmawati dan Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, zoom meeting juga diikuti anggota Forkopimda lainnya, serta 500 anak dari berbagai sekolah dasar di Bumi Majapahit.

Pada kesempatan itu, Kapolri meminta vaksinasi COVID-19 lebih digencarkan di seluruh wilayah Indonesia agar mencapai target 100 persen. Pasalnya, penyebaran varian Omicron di beberapa daerah meningkat.

Oleh sebab itu, Pemkab Mojokerto bersinergi dengan polisi dan TNI untuk mempercepat vaksinasi COVID-19. Seperti pagi tadi, 500 anak usia 6-11 tahun disuntik vaksin Corona di Mapolres Mojokerto. Tenaga vaksinator dari Dinas Kesehatan Mojokerto, TNI dan Dokkes Polres Mojokerto.

"Vaksinasi lansia di Kabupaten Mojokerto sudah bagus. Kami akan terus meningkatkan vaksinasi anak-anak agar mereka juga terhindar dari varian Omicron. Di samping itu, kami juga memaksimalkan vaksin booster bagi yang sudah lengkap vaksin sebelumnya," kata Bupati Ikfina, Rabu (19/1/2022).

Selain mempercepat vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak, dewasa dan lansia di Kabupaten Mojokerto, kata Ikfina, pihaknya juga berupaya mencegah penularan Virus Corona di sekolah. Salah satunya dengan menggelar pemeriksaan swab PCR secara acak di sekolah.

"Untuk mencegah klaster sekolah harus dibantu dengan random PCR," terangnya.

Usai memantau vaksinasi terhadap anak-anak, Ikfina menyempatkan dirinya mendapatkan vaksin booster di Aula Mapolres Mojokerto. Bupati yang mempunyai latar belakang dokter ini disuntik vaksin COVID-19 dosis ketiga.

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar juga mengimbau masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis kedua agar melanjutkan ke dosis ketiga sebagai booster. Yakni dengan jeda waktu 6 bulan antara dosis kedua dengan ketiga. Ia juga mengimbau masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Virus Corona.

"Ini merupakan Ikhtiar sehat yang dihimbau oleh pemerintah kepada masyarakat agar terhindar dari penularan virus COVID-19 varian Omicron," tandasnya.

(prf/ega)