Kereta Anjlok Berhasil Dievakuasi, Jalur Selatan Normal
Senin, 08 Mei 2006 18:25 WIB
Bandung - Jalur kereta api selatan berangsur-ansur normal setelah kereta yang anjlok di Garut berhasil dievakuasi. Baik lokomotif kereta api eksekutif Turangga maupun lokomotif kereta barang pengangkut rel berhasil ditarik ke bengkel Stasiun Bandung."Jalur selatan sudah dibuka, seluruh kereta api yang melalui jalur selatan sudah bisa lewat lokasi tabrakan meski jalan pelan-pelan," kata Kahumas Daop II Bandung Sukendar saat dihubungi detikcom pukul 17.30 WIB Senin (8/5/2006).Dijelaskan Sukendar, akibat tabrakan, rel melengkung karena tidak kuat membawa beban. Akhirnya petugas mengganti dengan rel baru sepanjang 2,5 km."Saat ini jalur sudah normal, demikian juga jadwal pemberangkatan juga sudah normal. Hanya untuk kerugian belum dihitung," kata Sukendar.Pihak manajemen kereta api saat ini masih menggelar rapat internal membahas tabrakan tersebut, termasuk memeriksa masinis dan memastikan penyebab kecelakaan. Tabrakan kedua kereta terjadi pada pukul 05.02 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Seluruh penumpang KA Turangga akhirnya diangkut dengan 10 bus menuju terminal Cicaheum, Bandung.
(jon/)











































