Puan soal 2024: Jangan Ambil Keputusan Sendiri, Itu Sesat!

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 16:36 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menerima sejumlah aktivis perempuan. Puan mendengarkan aspirasi mereka terkait RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Boyolali -

Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyambangi kantor DPC PDIP Kabupaten Boyolali di sela-sela kunjungan kerjanya di Jawa Tengah. Dia memberikan pengarahan kepada jajaran pengurus DPC PDIP Boyolali.

"Ini kehadiran di dapil saya secara langsung setelah pandemi COVID-19 melanda selama 2 tahun. Sudah kangen banget," ujar Puan kepada struktur PDIP Boyolali, Rabu (19/1/2022).

Dalam kesempatan itu, dia mengarahkan agar seluruh kader PDIP selalu solid menjelang Pemilu 2024. Dia menargetkan partai banteng itu bisa memperbanyak kursi DPRD ke depannya.

"Cuma Boyolali yang perolehan kursinya paling banyak. Ada 35 kursi dari 45 kursi DPRD. Mari kita berjuang agar perolehan kursinya naik," ujar Puan.

"Boyolali paling solid, waktu Pak Seno (mantan Bupati Boyolali memimpin) apalagi. Ke depan harus tanggung jawab semua, nggak boleh turun dari 35 kursi. Kemarin sudah solid, sekarang lebih solid lagi," imbuhnya.

Lantas, dia meminta seluruh kader tegak lurus dengan instruksi Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri dalam mempersiapkan diri pada kontestasi Pemilu nanti.

"Harus ikut instruksi ketua umum. Saya petugas partai selalu ikuti instruksi ketua umum. Terus bergerak apalagi di masa pandemi ini," ujar Puan.

"Dengan kekuasaan ini, kita mengatur bagaimana rakyat mendapat manfaat sehingga di tahun 2024 kita dipercaya lagi. Atur barisan segera saling koordinasi. Jangan jeruk makan jeruk," imbuhnya.

Dia juga menyinggung strategi internal partai dalam persiapan Pemilu 2024. Dia mewanti-wanti kader tak ambil keputusan politiknya sendiri. Sebab, menurutnya, hal tersebut dapat memecah belah partai merah itu.

"Kita tunggu perintah ketua umum mau dibawa ke mana 2024. Jangan ikut-ikutan ambil keputusan sendiri sendiri. Itu bikin sesat, bikin terpecah belah. Semua orang ingin kita terpecah belah dan kalah," ungkapnya.

"Kerjakan tugas kalian sesuai kewenangannya. Jangan berhenti bergerak. Terus berjuang bersama rakyat," kata dia.

(fca/gbr)